Danantara: “Obat” Ekonomi atau Pintu Baru Korupsi?

Senin, 31 Maret 2025 - 19:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Danantara (Ist)

Gedung Danantara (Ist)

Zonafaktualnews.com – Di sebuah negeri yang selalu diguyur janji manis para pemimpin, lahirlah Danantara. Nama yang terdengar gagah, seakan membawa harapan baru.

Kata mereka, ini adalah solusi untuk mengelola investasi negara secara lebih luas dan efisien. Tapi rakyat bertanya-tanya: Danantara ini pahlawan atau perampok berkedok pembangunan?

Pangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan, Demi Apa?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah bilang ini soal efisiensi. Tapi efisiensi macam apa yang mengorbankan pendidikan dan kesehatan? Anggaran dua sektor vital ini dipangkas, sementara jumlah pejabat setingkat menteri malah membengkak hingga lebih dari 100 orang.

“Ini seperti orang yang ingin diet, tapi justru tambah makan banyak,” sindir Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, Guru Besar Fakultas Hukum UMS. “Kalau efisiensi, ya harus menyeluruh, bukan tebang pilih.”

BACA JUGA :  Anggaran IKN Disetop, Jokowi: Jangan Tarik-tarik Saya

Padahal, konstitusi sudah jelas menyebutkan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN/APBD. Tapi pemotongan tetap dilakukan.

Lalu, untuk apa uangnya? Salah satunya, untuk menopang Danantara. Dengan kata lain, rakyat disuruh berhemat, sementara pemerintah membangun kerajaan baru.

PHK dan Daya Beli Anjlok: Efisiensi atau Malapetaka?

Seperti badai di laut tenang, pemangkasan anggaran ini membawa gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tenaga honorer berguguran, sektor jasa seperti hotel dan transportasi merana karena perjalanan dinas dipangkas. Uang seret, daya beli anjlok, ekonomi rakyat makin tercekik.

Ibarat kapal yang katanya akan mengarungi samudera investasi, justru awak kapalnya duluan yang dilempar ke laut. Apakah ini yang disebut “efisiensi”?

BACA JUGA :  Aksi Jilid III Meledak, Mahasiswa Bidik Dugaan Malpraktik di Rutan Makassar

Jejak 1MDB di Malaysia, Akankah Terulang di Indonesia?

Malaysia pernah punya 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). Awalnya disebut sebagai kendaraan investasi negara, ujungnya malah jadi skandal korupsi kelas kakap. Ratusan triliun lenyap, elite politik berpesta pora, rakyat yang menanggung beban.

Sekarang, Indonesia memperkenalkan Danantara. “Apakah akan benar-benar memperkuat BUMN, atau justru membuka celah baru bagi korupsi di lingkungan politik yang belum bersih?” tanya Prof. Aidul.

Kita sudah sering mendengar cerita yang sama. Kuda Trojan selalu diiklankan sebagai hadiah, sampai akhirnya gerbang kota runtuh dari dalam.

Tagar #IndonesiaGelap: Mahasiswa Bergerak!

Saat rakyat mulai sadar bahwa “efisiensi” ini lebih mirip penghematan sepihak yang menyusahkan mereka, mahasiswa pun turun ke jalan. Tagar #IndonesiaGelap menggema.

BACA JUGA :  Pemerintah Luncurkan Danantara, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Mereka bertanya, bagaimana bisa bicara masa depan cerah, kalau anggaran pendidikan justru ditebas? Bagaimana ekonomi bisa tumbuh, kalau daya beli rakyat makin melemah?

Di dunia ini, ada dua jenis perampokan. Satu, dengan senjata. Dua, dengan kebijakan. Dan antara keduanya, yang kedua lebih sulit dilawan. Karena dibuat rapi, dibungkus janji-janji, dan selalu ada dalih pembangunan.

Danantara bisa jadi obat atau racun. Jika salah kelola, Indonesia bisa jatuh ke lubang yang sama seperti Malaysia. Saat itu terjadi, siapa yang akan bertanggung jawab?

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA