Dana RSUD Madising Pinrang Hilang Rp 245 Juta Usai Bendahara Klik Link Bank Palsu

Senin, 24 Februari 2025 - 16:21 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto Ilustrasi Link Aplikasi Bank Palsu

Foto Ilustrasi Link Aplikasi Bank Palsu

Zonafaktualnews.com – RSUD Madising di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengalami kerugian hingga Rp 245 juta akibat penipuan online.

Kejadian ini terjadi setelah bendahara RSUD tidak sengaja mengklik tautan aplikasi bank palsu yang dikirimkan oleh pelaku penipuan.

“Kami benar-benar mengalami musibah. Bendahara kami menjadi korban penipuan online,” ujar Direktur RSUD Madising, dr. Ulianti, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (24/2/2025).

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Pinrang pada Jumat (21/2/2025). Menurut Ulianti, pelaku penipuan awalnya berpura-pura sebagai pegawai bank yang menawarkan bantuan terkait layanan perbankan.

BACA JUGA :  Petani di Bone Tewas Tersambar Petir

“Bendahara kami mengalami kejadian ini pekan lalu. Kami sudah melaporkannya ke polisi,” jelasnya.

Modus operandi pelaku dimulai dengan menghubungi bendahara RSUD Madising melalui telepon.

Pelaku kemudian mengirimkan tautan aplikasi bank palsu. Saat bendahara mengklik tautan tersebut, dana sebesar Rp 245 juta yang ada di rekening rumah sakit tiba-tiba lenyap.

“Pelaku mengirimkan tautan dan membujuk bendahara untuk mengkliknya. Seolah-olah bendahara seperti dihipnotis,” ujar Ulianti.

BACA JUGA :  Citra Insani Bongkar Modus Penipuan Andi Fatmasari, Gaya Mewah, Alphard Sewaan

Setelah kejadian, bendahara mencoba menghubungi pelaku yang mengaku sebagai pegawai bank.

Namun, setelah dikonfirmasi ke pihak bank, ternyata tidak ada pegawai yang menghubungi bendahara tersebut.

“Kami cek ke bank, dan mereka menyatakan tidak pernah melakukan kontak seperti itu,” tambah Ulianti.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, diketahui bahwa dana yang hilang mencapai Rp 245 juta. Pelaku pun sudah tidak dapat dihubungi lagi.

“Rekening kami kehilangan dana sebesar Rp 245 juta,” tegasnya.

BACA JUGA :  SPBU Bungi di Pinrang Jadi Sarang Pengepul BBM Ilegal

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Reza Pahlawan, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan.

“Kami sudah menerima laporannya. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” kata Reza.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Jalur Tikus Antarprovinsi Jadi Surga Mafia BBM-LPG, Celah Ilegal Diminta Disekat
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 13:34 WITA

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 September 2026 - 01:39 WITA

Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA