Dana Abadi Pendidikan Aceh Dinilai Tak Produktif, Nyak Dhin Minta Kepala BPKA Dicopot

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Garda Muda, Pemenangan Mualem–Dek Fadh, Nyak Dhin

Relawan Garda Muda, Pemenangan Mualem–Dek Fadh, Nyak Dhin

Zonafaktualnews.com – Relawan Garda Muda, Pemenangan Mualem–Dek Fadh, Nyak Dhin Gajah yang juga mantan tapol-napol Aceh, kembali menyoroti pengelolaan dana abadi pendidikan Aceh.

Nyak Dhin Gajah meminta Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) untuk membuktikan secara transparan bahwa dana senilai Rp 3,1 triliun yang tersimpan di bank benar-benar telah dikelola secara produktif untuk pendidikan, bukan mengendap tanpa pemanfaatan nyata.

“Kalau BPKA bilang uang itu produktif, maka buktikan. Publik perlu tahu bentuk produktivitasnya seperti apa, siapa penerimanya, dan bagaimana hasilnya bagi pendidikan Aceh,” tegas Nyak Dhin Gajah dalam keterangannya di Banda Aceh, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, masyarakat Aceh berhak mendapatkan penjelasan terbuka tentang dana yang disebut sebagai investasi jangka panjang pendidikan.

“Ini bukan dana pribadi pejabat, ini uang rakyat Aceh. Harus ada transparansi dan akuntabilitas penuh,” tambahnya.

Nyak Dhin Gajah menilai Kepala BPKA sekarang tidak bekerja dengan baik. Dia juga meminta Gubernur segera memberhentikannya dari Kepala BPKA.

Nyak Dhien Gajah menilai bahwa hingga kini banyak pelajar dan mahasiswa Aceh masih kesulitan mengakses beasiswa dan dukungan riset.

BACA JUGA :  Forbina Nilai Kasus KPPA Potret Nyata Lemahnya Ketegasan Pemerintah Daerah

Karena itu, ia mendesak agar dana abadi pendidikan segera disalurkan untuk kebutuhan nyata di lapangan.

“Kalau memang produktif, sebutkan berapa beasiswa yang sudah diberikan, penelitian apa yang didanai, dan siapa yang menikmati hasilnya. Jangan hanya disebut produktif di atas kertas,” katanya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum, termasuk Polda Aceh, untuk turut mengawasi pengelolaan dana abadi pendidikan aceh agar tidak disalahgunakan.

“Kalau ada unsur kelalaian atau potensi penyimpangan, harus ada langkah hukum yang tegas,” ujar Nyak Dhien Gajah,

BACA JUGA :  GAMPATA Serahkan Kajian Bencana ke Polda Aceh, Soroti BTT-TKD Rp1,6 Triliun

Nyak Dhien menegaskan bahwa pernyataan BPKA kemaren di media belum cukup tanpa data terbuka.

“Rakyat Aceh menunggu bukti nyata. Kalau memang uang itu produktif, tampilkan laporan rinci agar publik percaya. Jangan sampai dana pendidikan hanya jadi cerita di media tanpa dampak di lapangan,” ujarnya.

Nyak Dhien meminta Pemerintah Aceh mengutamakan transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada generasi muda dalam pengelolaan dana abadi pendidikan Aceh.

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok
DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator
Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami
Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar
Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos
Jaksa Tangkap Jenderal, Polisi Balas Sikat Jaksa
Bos MNC Group Diduga Sumpal Bawahan Pakai Sepatu hingga Disuruh Buka Baju

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:52 WITA

SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:51 WITA

Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:28 WITA

DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:39 WITA

Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:09 WITA

Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok

Minggu, 12 Jul 2026 - 01:51 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Sabtu, 11 Jul 2026 - 01:39 WITA