Chandrayaan-3 Milik India Mendarat di Bulan

Kamis, 24 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chandrayaan-3 Milik India Mendarat di Bulan

Chandrayaan-3 Milik India Mendarat di Bulan

Zonafaktualnews.com – Chandrayaan-3 milik India berhasil mendarat di bulan.

Pesawat antariksa milik India ini menjadi negara keempat yang mendarat di bulan.

Sebelumnya Amerika Serikat, bekas Uni Soviet (Rusia), dan China lebih dulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

India kini telah mencatat sejarah baru usai mendarat di bulan, Rabu (23/8/2023).

Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) melaporkan Chandrayaan-3 sukses mendarat di kutub selatan bulan.

Pencapaian ini memberikan kebanggaan India dalam kompetisi luar angkasa.

Peristiwa penting ini terjadi setelah pesawat ruang angkasa Rusia dilaporkan jatuh ketika pendaratan di bulan.

Perdana Menteri Narendra Modi merayakan momen pendaratan pesawat ruang angkasa India ini.

Modi menyebutnya sebagai “seruan kemenangan baru” bagi India.

Dalam pemandangan yang penuh sukacita, Modi mengibarkan bendera India saat menyaksikan pendaratan dari Afrika Selatan, di sela-sela pertemuan puncak BRICS.

Antusiasme meluap di antara para ilmuwan dan pejabat yang berada di pusat kendali, dengan tepuk tangan, sorakan, dan pelukan silih berganti ketika Chandrayaan-3 berhasil mendarat.

Kini, India berupaya mendorong investasi dalam peluncuran pesawat ruang angkasa swasta dan bisnis terkait satelit.

Kepala ISRO, S Somanath, dengan bangga mengumumkan bahwa “India ada di bulan” setelah Chandrayaan-3 berhasil mendarat di kutub selatan.

Chandrayaan-3 Milik India Mendarat di Bulan
Chandrayaan-3 Milik India Mendarat di Bulan

Chandrayaan memiliki arti “kendaraan bulan” dalam bahasa Hindi dan Sansekerta.

Prestasi ini menempatkan India bersama bekas Uni Soviet, Amerika Serikat, dan Tiongkok sebagai negara-negara yang sukses mendaratkan pesawat di bulan.

Ini adalah upaya kedua India untuk mendaratkan pesawat ruang angkasa di permukaan bulan, setelah misi Chandrayaan-2 pada tahun 2019 mengalami kendala pendaratan.

Chandrayaan-3 diharapkan beroperasi selama dua minggu, melaksanakan berbagai eksperimen termasuk analisis komposisi mineral permukaan bulan menggunakan spektrometer.

Pendaratan di kutub selatan bulan menjadi prestasi bersejarah, mengingat medan yang sulit.

Wilayah ini memiliki potensi untuk menyediakan bahan bakar, oksigen, dan air minum yang penting untuk misi luar angkasa masa depan.

Carla Filotico, direktur pelaksana di konsultan SpaceTec Partners, berujar bahwa pendaratan di kutub selatan memiliki implikasi penting dalam mengeksplorasi keberadaan air es di bulan.

“Pendaratan di kutub selatan (bulan) sebenarnya akan memungkinkan India untuk mengeksplorasi apakah ada air es di bulan.

Dan ini sangat penting untuk data kumulatif dan ilmu geologi bulan,” kata Carla Filotico.

 

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:15 WITA

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:44 WITA

Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:15 WITA

Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Berita Terbaru