Bikin Heboh, Buaya Terekam Muncul di Permukiman Warga Manggala Makassar

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor buaya muncul di permukiman wilayah Romang Tangaya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar (Ist).

Seekor buaya muncul di permukiman wilayah Romang Tangaya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar (Ist).

Zonafaktualnews.com – Warga Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dibuat geger oleh kemunculan seekor buaya yang tiba-tiba muncul di area permukiman.

Buaya itu terekam kamera warga sedang berkeliaran di kawasan Romang Tangaya, Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 11.35 Wita.

Camat Manggala, Andi Eldi Indra Malka, membenarkan kemunculan buaya tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, wilayah Romang Tangaya kerap terendam air dan menjadi terisolir ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Makassar.

“Iya, sekitar jam 11.35 siang tadi anggota melapor kalau ada buaya berkeliaran di Romang Tangaya. Daerah ini sekarang memang sedang terisolir karena air naik,” ujar Eldi kepada wartawan.

BACA JUGA :  Miras Oplosan Tewaskan 3 Pelajar, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

Eldi menduga buaya itu keluar dari habitat rawa untuk mencari makan. Air yang meluap akibat hujan deras membuat satwa liar tersebut berpindah ke area yang lebih tinggi.

“Biasanya kalau tidak hujan, tidak terlihat. Tapi begitu air naik, buaya itu juga naik cari makan. Mungkin karena ada danau-danau kecil di sekitar sana,” jelasnya.

Mengetahui laporan warga, Eldi langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta PSDA untuk melakukan penanganan.

BACA JUGA :  Oknum DC PT KB Finansia Multi Finance di Makassar Diduga Rampas Motor Warga

Eldi menyebut buaya itu berukuran cukup besar sehingga perlu upaya khusus untuk menangkapnya.

“Saya sudah lapor Damkar dan PSDA, mudah-mudahan segera turun. Tapi biasanya kalau mau ditangkap harus dipancing dulu, seperti kejadian sebelumnya,” tambahnya.

Pihak kecamatan juga mengimbau warga sekitar agar tetap waspada dan mengamankan hewan ternak, terutama saat air mulai meluap.

“Warga kami imbau supaya ternaknya, seperti bebek dan ayam, jangan dibiarkan berkeliaran dulu. Karena hewan-hewan itu sering jadi mangsa buaya,” tutupnya.

BACA JUGA :  Kepala Bea Cukai Makassar Diperiksa, Netizen Ramai Komentar Copot

Dalam video yang beredar di media sosial, buaya tersebut terlihat bergerak perlahan di genangan air dekat rumah warga.

Seorang perempuan yang merekam kejadian itu terdengar berteriak histeris, “Barusannya kulihat, nyata buaya itu!”

Kemunculan buaya ini kembali mengingatkan warga Makassar untuk selalu waspada terhadap satwa liar yang bisa keluar dari habitatnya saat cuaca ekstrem melanda.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Kecewa Tak Dibelikan Motor, Anak di Bulukumba Tikam Ayah Kandung hingga Tewas
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:35 WITA

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Senin, 12 Januari 2026 - 01:22 WITA

Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:39 WITA

Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Berita Terbaru