Ambisi Moeldoko 16 Kali Keok Lawan AHY, Skor 16-0

Selasa, 4 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Moeldoko Vs AHY

Foto Kolase : Moeldoko Vs AHY

zonafaktualnews.com – Manuver Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun CS terus akan mengambil alih partai berlambang Mercy dari tangan AHY.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut jika Moeldoko masih mengincar partai tersebut dengan cara lain, meski sebelumnya telah gagal dilakukan

“Kita akan siap melawan manuver yang akan dilakukan Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun CS yang hingga kini masih mencoba ambil alih partai.” kata AHY saat jumpa pers di kantor DPP Partai Demokrat Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2023).

AHY juga mengungkap jika manuver dan berbagai cara yang telah dilakukan Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat, bukan kali ini saja.

Namun hal tersebut, dapat dipatahkan dan secara sah dinyatakan kalah dan tidak berhasil atas apa yang dilakukannya mengambil alih kepemimpinannya hingga saat ini.

Seakan memberi peringatan dan menunjukkan sosok sebagai orang yang tak mudah dikalahkan, AHY bahkan telah mencatat dan menghitung semua manuver yang telah dilakukan Moeldoko dan semuanyanya dapat dipatahkannya.

“Sudah 16 kali Partai Demokrat menang atas gugatan hukum KSP Moeldoko dan kawan-kawan, artinya skornya 16-0,” tegas AHY.

BACA JUGA :  Pulang Tarawih, Suami Pergoki Istri Gandrang dengan Tetangga

Atas dasar itu, AHY meyakini pihaknya akan kembali memenangkan gugatan KSP Meoldoko mengajukan peninjauan kembali atau PK pada tanggal 3 Maret 2023 lalu.

“Kita yakin Demokrat berada pada posisi yang benar. Di lihat dari kacamata hukum dan akal sehat, saya ulangi, dilihat dari kacamata hukum dan akal sehat, kita tidak ada satupun celah atau Jalan bagi KSP Moeldoko untuk memenangkan PK ini,” tegasnya.

Adapun, mengenai alasan KSP Moeldoko Cs mengajukan PK adalah karena mengklaim telah menemukan 4 novum atau bukti baru, AHY menegaskan bahwa secara resmi mengajukan jawaban atas hal itu. Sebab, ia sangat yakin Partai Demokrat berada dalam posisi yang benar.

BACA JUGA :  Rumah Bernyanyi Inbox Parepare Diduga Jual Miras Impor Tanpa Izin

“Secara resmi hari ini tim hukum kami akan mengajukan kontra memori atau jawaban atas pengajuan PK tersebut,” pungkas

Terkait Keputusan Menteri Hukum dan HAM yang menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Hal Ini menjadi kegagalan kesekian kalinya yang dialami Moeldoko. Moeldoko telah ditolak Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta di tingkat pertama dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta di tingkat banding.

Editor : Isal

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru