3 Tahun Merantau, Pulang Jadi Mayat, Tukang Ojek Gowa Diduga Dibunuh KKB

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:06 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

3 Tahun Merantau, Pulang Jadi Mayat, Tukang Ojek Gowa Diduga Dibunuh KKB

Keluarga menyambut jenazah Safaruddin, tukang ojek Gowa yang diduga dibunuh di Papua.

Zonafaktualnews.com – Seperti motor tuanya yang menanjak di jalur terjal Papua, hidup seorang tukang ojek Gowa bernama Safaruddin pun penuh perjuangan, berat, berisiko, tapi tetap dijalani demi keluarga.

Tiga tahun ia merantau ke tanah yang tak pernah menjanjikan keamanan, hanya agar anak-anaknya tetap bisa sekolah. Tapi yang kembali justru jasadnya dalam peti.

Safaruddin (40), warga Kelurahan Manggalli, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, ditemukan tak bernyawa di kawasan semak-semak di Puncak Jaya, Papua, pada Sabtu (12/7/2025).

BACA JUGA :  Pekerja Proyek Asal Makassar Tewas Ditembak KKB di Papua Tengah

Tubuhnya penuh luka bacokan, diduga akibat sabetan senjata tajam. Motor, ponsel, dan uang hasil jerih payahnya raib.

Selama tiga tahun terakhir, ia bekerja sebagai tukang ojek di daerah rawan konflik tersebut. Polisi menduga kuat Safaruddin menjadi korban perampokan dan pembunuhan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap meneror warga sipil.

Kepulangan jenazahnya ke kampung halaman disambut dengan tangis histeris keluarga. Suasana rumah duka berubah haru. Isak terdengar dari berbagai penjuru rumah, bahkan salah satu kerabat dilaporkan sempat pingsan karena syok berat.

BACA JUGA :  KKB Serang Pekerja Sembako di Dekai, Warga Makassar Tewas Kena Sangkur

“Dia ke Papua demi anak-anaknya. Kami tidak menyangka dia pulang seperti ini,” kata Rosdiati, kerabat korban, dengan suara bergetar.

Safaruddin meninggalkan seorang istri dan empat anak. Tiga di antaranya masih duduk di bangku sekolah, sementara si bungsu baru berusia tiga tahun.

Kepergiannya tak hanya meninggalkan duka, tetapi juga kekosongan besar dalam kehidupan keluarganya yang sederhana.

BACA JUGA :  Kerap Pulang Malam, Gadis 14 Tahun Diperkosa Bapak Kandung

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu para pelaku.

Kasus ini menambah panjang daftar korban sipil yang terjebak dalam kekerasan bersenjata di wilayah konflik Papua, mereka yang datang hanya untuk mencari nafkah, namun pulang tinggal nama.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana