Waspada, Modus Berkedok Debt Collector dan Polisi Marak di Sulsel

Senin, 28 April 2025 - 12:42 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto ilustrasi debt collector dan polisi palsu

Foto ilustrasi debt collector dan polisi palsu

Zonafaktualnews.com – Modus kejahatan baru semakin marak di Sulsel. Para pelaku yang mengaku sebagai polisi atau debt collector kini dengan nekat merampas motor pengendara di tengah jalan.

Kejahatan ini semakin sering terjadi dan telah menargetkan banyak korban, terutama di beberapa daerah seperti Gowa dan Bantaeng.

Salah satu kejadian terbaru melibatkan seorang wanita berinisial RI (23), yang menjadi korban saat melintas di Desa Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa.

Tiba-tiba, motor yang dikendarainya dicegat oleh sebuah mobil. Para pelaku, yang berjumlah lima orang, langsung turun dan mengaku sebagai debt collector serta polisi.

BACA JUGA :  Media di Gowa Disomasi dan Di-RDP-kan Usai Berita Anggota DPRD Joget di “THM”

Debt collector dan polisi tersebut berusaha merampas motor korban, bahkan mendorongnya hingga jatuh ke dalam drainase.

Kerabat korban, IB (50), mengatakan bahwa para pelaku mengklaim motor tersebut menunggak cicilan dan berusaha merebut kunci motor dengan paksa.

“Pelaku mengaku dari pembiayaan dan ada yang mengaku polisi. Setelah kami cek ke kantor polisi dan perusahaan pembiayaan, ternyata tidak ada yang mengonfirmasi identitas mereka,” kata IB.

Lebih mengejutkan lagi, pelaku sempat meminta uang tebusan sebesar Rp 3 juta agar motor korban bisa kembali.

BACA JUGA :  Ketua Komite SMPN 2 Sungguminasa Diduga Korupsi, Sekdis Gowa Ikut Terseret

Pelaku juga bahkan mengancam akan menjual motor tersebut jika tidak ada pembayaran.

Hingga saat ini, motor korban belum diketahui keberadaannya, karena telah dibawa kabur oleh para pelaku.

Modus serupa juga terjadi di daerah lain. Di Kabupaten Bantaeng, pelaku mendatangi rumah kerabat MR (33) dan mengaku sebagai pihak pembiayaan atau petugas kepolisian.

Pelaku merampas motor yang terparkir di halaman rumah dengan alasan yang sama, yakni menunggak cicilan.

Dengan semakin maraknya kejadian serupa, pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.

Para pelaku kini memanfaatkan aplikasi pelacakan kendaraan untuk memantau motor yang mereka incar, menjadikan modus ini semakin sulit dihindari.

BACA JUGA :  Tak Berkutik! "Bang Jago" Pemalak Tanah Abang Dicokok Polisi, Satu Pelaku Masih Buron

Warga diminta untuk berhati-hati dan segera melapor ke pihak berwenang jika mendapati kejadian serupa.

Keamanan kendaraan pribadi kini harus lebih diperhatikan, terutama dengan adanya modus kejahatan ini.

Segera laporkan kejadian yang mencurigakan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan serupa di kemudian hari.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Berita Terbaru