Viral Penemuan Jasad di Pohon Makassar, Ternyata Dosen UNM Harlin Yusuf

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Bunuh diri

Foto ilustrasi – Bunuh diri

Zonafaktualnews.com – Warga Makassar digegerkan dengan penemuan sosok pria tergantung di sebuah pohon di Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Jumat pagi, 11 Juli 2025.

Kejadian itu langsung viral di media sosial, mengundang keprihatinan dan rasa penasaran publik.

Belakangan, identitas korban terungkap. Ia adalah Harlin Yusuf, dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) yang mengajar di Jurusan Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

“Benar, almarhum adalah dosen kami di UNM. Kami sangat berduka,” ujar Humas UNM, Burhanuddin kepada wartawan.

Hal senada disampaikan oleh Dekan FIP, Prof. Abdul Samad, yang mengonfirmasi bahwa Harlin adalah bagian dari civitas akademika kampus.

“Kami merasa kehilangan atas kepergian beliau,” ucapnya singkat.

Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, juga membenarkan bahwa korban merupakan dosen.

BACA JUGA :  Rocky Gerung: Anak SD di NTT “Memilih” Bunuh Diri, Negara Lebih Sibuk Biayai Trump

Jenazah Harlin kini berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Identitasnya terverifikasi sebagai dosen UNM. Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan visum awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan kuat, ini kasus bunuh diri,” ungkap Kompol Ismail.

Harlin ditemukan tanpa membawa kartu identitas. Polisi mengandalkan sepeda motor bernopol DT 6618 LF yang terparkir di sekitar lokasi sebagai petunjuk awal hingga akhirnya identitas korban diketahui.

BACA JUGA :  Uang Rp 2 M Hilang, Aipda Paembonan Tewas Tembak Kepala Sendiri

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, tak hanya di lingkungan kampus, tapi juga di tengah masyarakat yang mengikuti kabarnya secara daring.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru