Usai Warga Jatuh, PT PGE Baru Sadar Jalan Berlumpur Perlu Dibersihkan

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil penyiram jalan PGE dikerahkan usai warga terjatuh

Mobil penyiram jalan PGE dikerahkan usai warga terjatuh

Zonafaktualnews.com – Aksi lamban PT Pema Global Energi (PGE) kembali jadi bahan gunjingan publik. Warga mempertanyakan, apakah perusahaan sebesar itu baru bisa “melihat” jalan kotor setelah ada korban jatuh?

Seorang perempuan pengendara motor diduga tergelincir di simpang Reudang, Matangkuli, Minggu malam (24/8/2025).

Penyebabnya sepele tapi fatal: tanah berceceran di jalan, sisa aktivitas alat berat milik PGE.

Anehnya, jalan baru benar-benar dibersihkan pada Selasa (26/8/2025) itu pun setelah Geuchik Ridwan mengunci pagar gerbang perusahaan sebagai bentuk protes.

Mobil penyiram jalan akhirnya dikerahkan, namun publik keburu mencatat bahwa langkah ini lebih mirip “pemadam kebakaran” ketimbang upaya pencegahan.

Pertanyaan pun menggelitik: Apakah keselamatan warga hanya penting setelah ada yang celaka?

BACA JUGA :  Jembatan Makan Korban Lagi, DPR Desak PGE Bangun Pagar Pembatas

Lebih disayangkan lagi, upaya konfirmasi media ke pihak perusahaan seolah masuk ke ruang hampa.

Pesan WhatsApp ke Acting External Relations Manager, Agus Salim, sudah centang biru, tapi tak ada jawaban.

Sikap bungkam ini justru mempertebal kesan bahwa PGE alergi kritik dan malas menanggapi keresahan masyarakat.

Masyarakat kini bertanya-tanya, di mana letak tanggung jawab sosial perusahaan yang selalu dielu-elukan lewat jargon CSR?

BACA JUGA :  PEMA Jadi “Parkiran” Caleg Gagal, Forbina Desak Transparansi Dana Migas

Jangan-jangan, publik hanya disuguhi kegiatan seremonial, sementara masalah nyata di lapangan seperti jalan licin dan berbahaya, malah dibiarkan hingga menelan korban.

Sebuah ironi di tanah energi: perusahaan berdiri gagah, alat berat mondar-mandir, namun jalan untuk rakyat sekitar justru jadi jebakan maut.

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Berita Terbaru