Usai Warga Jatuh, PT PGE Baru Sadar Jalan Berlumpur Perlu Dibersihkan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:44 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Usai Warga Jatuh, PT PGE Baru Sadar Jalan Berlumpur Perlu Dibersihkan

Mobil penyiram jalan PGE dikerahkan usai warga terjatuh

Zonafaktualnews.com – Aksi lamban PT Pema Global Energi (PGE) kembali jadi bahan gunjingan publik. Warga mempertanyakan, apakah perusahaan sebesar itu baru bisa “melihat” jalan kotor setelah ada korban jatuh?

Seorang perempuan pengendara motor diduga tergelincir di simpang Reudang, Matangkuli, Minggu malam (24/8/2025).

Penyebabnya sepele tapi fatal: tanah berceceran di jalan, sisa aktivitas alat berat milik PGE.

Anehnya, jalan baru benar-benar dibersihkan pada Selasa (26/8/2025) itu pun setelah Geuchik Ridwan mengunci pagar gerbang perusahaan sebagai bentuk protes.

BACA JUGA :  Jembatan Makan Korban Lagi, DPR Desak PGE Bangun Pagar Pembatas

Mobil penyiram jalan akhirnya dikerahkan, namun publik keburu mencatat bahwa langkah ini lebih mirip “pemadam kebakaran” ketimbang upaya pencegahan.

Pertanyaan pun menggelitik: Apakah keselamatan warga hanya penting setelah ada yang celaka?

Lebih disayangkan lagi, upaya konfirmasi media ke pihak perusahaan seolah masuk ke ruang hampa.

Pesan WhatsApp ke Acting External Relations Manager, Agus Salim, sudah centang biru, tapi tak ada jawaban.

BACA JUGA :  PEMA Jadi “Parkiran” Caleg Gagal, Forbina Desak Transparansi Dana Migas

Sikap bungkam ini justru mempertebal kesan bahwa PGE alergi kritik dan malas menanggapi keresahan masyarakat.

Masyarakat kini bertanya-tanya, di mana letak tanggung jawab sosial perusahaan yang selalu dielu-elukan lewat jargon CSR?

Jangan-jangan, publik hanya disuguhi kegiatan seremonial, sementara masalah nyata di lapangan seperti jalan licin dan berbahaya, malah dibiarkan hingga menelan korban.

BACA JUGA :  PEMA Jadi “Parkiran” Caleg Gagal, Forbina Desak Transparansi Dana Migas

Sebuah ironi di tanah energi: perusahaan berdiri gagah, alat berat mondar-mandir, namun jalan untuk rakyat sekitar justru jadi jebakan maut.

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bongkar Dugaan Korupsi Rp2,3 Miliar, Ketua GRH Laporkan Dispora Makassar
Jaringan BSS VinFast di Gowa-Maros Hanya Omon-omon, Konsumen Kecewa
2 Pelangsir Disikat, Operator-SPBU ‘Dilindungi’, Polres Parepare Tebang Pilih?
Diduga Rugikan Negara, Dana Hibah KORMI Makassar 1,5 M Dilapor ke Kejati
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
Kayu Ilegal di Luwu Utara Digagalkan, Sopir dan Truk Diamankan Petugas
Jalan Beton Parepare Diduga Ubah Ready Mix, Mutu K250 Diminta Diuji Core Drill
Kejari Kantongi LHP BPK, Kasus Korupsi Jalan Beton Parepare Segera Diekspose

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 01:47 WITA

Bongkar Dugaan Korupsi Rp2,3 Miliar, Ketua GRH Laporkan Dispora Makassar

Sabtu, 19 September 2026 - 01:02 WITA

Jaringan BSS VinFast di Gowa-Maros Hanya Omon-omon, Konsumen Kecewa

Jumat, 18 September 2026 - 18:08 WITA

2 Pelangsir Disikat, Operator-SPBU ‘Dilindungi’, Polres Parepare Tebang Pilih?

Jumat, 18 September 2026 - 17:07 WITA

Diduga Rugikan Negara, Dana Hibah KORMI Makassar 1,5 M Dilapor ke Kejati

Jumat, 18 September 2026 - 08:49 WITA

Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau

Berita Terbaru