Jembatan Makan Korban Lagi, DPR Desak PGE Bangun Pagar Pembatas

Senin, 21 Juli 2025 - 17:47 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Jembatan Makan Korban Lagi, DPR Desak PGE Bangun Pagar Pembatas

Zubir HT Anggota DPR Kabupaten Aceh Utara

Zonafaktualnews.com – Jembatan Jalan Line Pipa Cluster IV-SLS Blok A untuk kesekian kali Kembali Menelan Korban, Jembatan Penghubung Gampong Alue Bungkoh Pirak Timu dan Meunasah Leubok Matangkuli milik PT Pema Global Energi (PGE) bertahun-tahun belum memiliki Safety samping semacam Fance atau Pembatas lainnya.

Zubir.HT Anggota DPR Kabupaten Aceh Utara Dapil Matangkuli-Pirak Timu meminta PT Pema Global Energi (PT PGE) untuk segera membuat pagar pembatas Jembatan Pirak Timu untuk menghindari korban berikutnya.

“Saya Selaku DPRK Dapil II Aceh Utara Meminta PT PGE untuk segera mengalokasikan Anggaran Pembuatan Pagar Pembatas Jembatan Tersebut, PGE Kan Perusahaan Migas jadi Wajib First Safety (Mengutamakan Keselamatan) sesuai dengan Ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,” kata Zubir HT dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/7/2025).

BACA JUGA :  Usai Warga Jatuh, PT PGE Baru Sadar Jalan Berlumpur Perlu Dibersihkan

Dimana dalam Undang-undang ini mengamanatkan badan usaha migas untuk menjamin standar dan mutu, menerapkan kaidah keteknikan yang baik, keselamatan, kesehatan kerja, dan pengelolaan lingkungan hidup.

Standar mutu dan keselamatan kesehatan kerja tidak hanya diperuntukkan diwilayah Operasional, melainkan segala Aspek Penunjang dari Operasional PGE itu sendiri termasuk jalur lalu lintas operasional perusahaan termasuk Jembatan Pirak Timu yang sampai saat ini masih digunakan sebagai Jalan Operasional Ke SLS Poin A Seureuke.

BACA JUGA :  PEMA Jadi “Parkiran” Caleg Gagal, Forbina Desak Transparansi Dana Migas

Saat ini yang korban memang Masyarakat, bagaimana kalau kedepan yang menjadi korban adalah Alat atau Pegawainya PGE Sendiri.

PT PGE Juga perlu mencermati sanksi perusahaan sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM No. 38 Tahun 2017 tentang Keselamatan Migas:

Dalam Permen tersebut dijelaskan sanksi bagi perusahaan yang tidak memenuhi standar keselamatan. baik untuk dirinya maupun lingkungan perusahaan.

BACA JUGA :  PEMA Jadi “Parkiran” Caleg Gagal, Forbina Desak Transparansi Dana Migas

“Maka saya berharap Manajemen PT PGE Untuk memberikan perhatian serius terhadap jembatan Pirak Timu tersebut agar PGE Semakin dicintai oleh masyarakat lingkungan,” pungkasnya.

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?