Sekolah Mustafa Hafez di Gaza Hancur, 12 Tewas dalam Serangan Israel

Rabu, 21 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puing-puing gedung sekolah Mustafa Hafez yang menjadi tempat penampungan bagi warga Palestina dihancurkan oleh Israel (Foto AFP)

Puing-puing gedung sekolah Mustafa Hafez yang menjadi tempat penampungan bagi warga Palestina dihancurkan oleh Israel (Foto AFP)

Zonafaktualnews.com – Sekolah Mustafa Hafez di Kota Gaza hancur dibombardir dalam serangan udara Israel pada Selasa (20/8/2024).

Dari informasi yang dihimpun, 12 warga Palestina yang tengah berlindung dilaporkan tewas.

Sekolah yang terletak di lingkungan Rimal ini berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi banyak orang terlantar yang terjebak dalam konflik yang berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan otoritas Pertahanan Sipil yang dikelola Hamas, tim penyelamat bekerja keras untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

BACA JUGA :  Israel Serang Balik Iran dengan Drone

Video yang beredar di media sosial menunjukkan suasana mencekam dengan perempuan dan anak-anak berlarian di tengah debu dan puing-puing, sementara sisa-sisa bangunan dua lantai yang rata dengan tanah.

Pihak militer Israel menyatakan bahwa serangan ini ditujukan untuk menghancurkan pusat komando dan kendali Hamas yang menurut mereka beroperasi dari dalam sekolah.

Israel mengklaim telah mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan risiko terhadap warga sipil, termasuk penggunaan amunisi yang tepat sasaran dan pengawasan udara.

Sebelumnya, Israel juga mengumumkan penemuan jenazah enam sandera Israel yang ditawan oleh Hamas selama serangan 7 Oktober tahun lalu.

BACA JUGA :  Tentara Israel Alami Demam Tinggi dan Mencret-mencret di Gaza

Serangan tersebut merupakan bagian dari operasi besar-besaran Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 40.170 orang, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.

Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengkritik serangan ini sebagai tindakan yang “mengabaikan tingkat kematian warga sipil yang tinggi,” setelah sebelumnya mengutuk serangan serupa yang menewaskan sedikitnya 70 orang di sekolah al-Taba’een di Gaza.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, yang sedang berkunjung ke Mesir, terus berusaha mendamaikan konflik dan mengamankan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

BACA JUGA :  Perang Pecah Iran Vs Israel, Warga Kalang Kabut Tinggalkan Ibu Kota

Meski demikian, perundingan masih menemui jalan buntu dengan perselisihan mengenai keberadaan pasukan Israel di koridor Philadelphia.

Kehancuran Sekolah Mustafa Hafez menambah deretan panjang tragedi yang melanda Gaza, dan dunia internasional terus memantau perkembangan situasi dengan harapan akan segera terwujud solusi damai untuk konflik yang berkepanjangan ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas
Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap
Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras
Gempa 7,6 Guncang Jepang Timur Laut, Tsunami hingga 3 Meter Ancam Pesisir
Konflik Sudan Makin Brutal, Ratusan Warga Tewas Dibantai Pasukan RSF

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:38 WITA

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:00 WITA

Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:08 WITA

Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap

Berita Terbaru