SEKAT RI – MOI Lanjut Bergerilya di SMA Hang Tuah Makassar

Jumat, 10 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKAT-RI dan MOI Sulsel Gelar Pelatihan Jurnalistik di SMA Hang Tuah Makassar

SEKAT-RI dan MOI Sulsel Gelar Pelatihan Jurnalistik di SMA Hang Tuah Makassar

Zonafaktualnews.com – SEKAT-RI dan MOI lanjut bergerilya di SMA Hang Tuah Makassar

Sebanyak 31 siswa dan siswi SMA Hang Tuah Makassar mengikuti pelatihan jurnalistik

Pelatihan jurnalistik digelar di ruang praktek SMA Hang Tuah, Jl. Serdako Usman Ali No.35, Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Jumat (10/2/2023), pukul 08.30 Wita

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan duet antara SEKAT RI, MOI dengan Dinas Pendidikan Sulsel

Pelatihan tersebut untuk meningkatkan keterampilan menulis dengan rumus 5W + 1 H

Digawangi pelatih jurnalistik sekaligus Ketua Umum SEKAT-RI, Muh Iqbal SL yang akrab disapa Ibhe Ananda, acara tersebut diikuti oleh siswa-siswi dengan antusias.

Dalam edukasinya, Ibhe Ananda memaparkan banyak hal selain rumus 5 W + 1 H

BACA JUGA :  SEKAT-RI: Kanit Reskrim Mamajang Membangun Pencitraan, Hindari Wartawan

Dia mengatakan, jurnalis bukan sekadar mengabarkan. Mereka harus memberikan kebenaran yang diperlukan masyarakat

Berbeda dengan sekadar memberitakan, mengabarkan kebenaran menuntut kesahihan sebuah kabar.

Seorang wartawan tidak bisa memberitakan semua informasi yang dia dapatkan.

Mereka terlebih dulu harus mencari kebenaran berita yang didapat, atau melakukan validasi.

Validasi berarti pengujian kebenaran atas sesuatu.

Jadi, setiap isu yang viral ataupun penting harus divalidasi terlebih dahulu

“Sebelum diberitakan kepada masyarakat” ujar Ibhe disisi tanya jawab siswa siswi

Selain itu, lanjut Ibhe, dalam menulis berita dibutuhkan “pernafasan berita”, paling panjang minimal lima baris di lead, badan, dan ekor

Ibhe juga menjelaskan seorang wartawan harus bisa memahami bahasa tubuh dan mikroekspresi, hal itu guna untuk mendeteksi kebohongan narasumber

BACA JUGA :  SEKAT-RI Kecam Upaya Damai Kasus Sodomi Anak di Makassar

“Jadi pelatihan ini dasar saja, banyak hal yang harus dikembangkan, baik dari komunikasi verbal dan nonverbal, bahasa tubuh, dan mikroekspresi wajah” ungkapnya

Banggalah jadi jurnalis, kata Ibhe dengan menjadi jurnalis teman teman bisa banyak belajar

Rumus 5 W + 1 H itu merupakan rumus kehidupan secara hakekat bukan hanya sebagai rumus berita

“Sekali lagi ini tahapan dasar tanpa teori tapi praktek, saya tak bisa berteori sebab itu pelatihan ini saya kemas dalam teknik NLP agar cepat dan mudah dipahami” tutupnya

Sebelumnya, duet SEKAT-RI dan MOI Sulsel digelar di SMK Negeri 5 Makassar, pada Selasa (7/2/2023)

Sebanyak 25 siswa dan siswi menjadi peserta jurnalistik mulai dari pengurus organisasi Osis, PMR, Paskibraka dan Pramuka.

BACA JUGA :  Wartawan Bongkar Borok Oknum Polisi, Kapolda Sulsel Murka

Kegiatan dengan tema, “Membentuk Siswa Yang Mahir Melalui Pelatihan Jurnalistik” ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Makassar, H. Amar Bakti, SPd. MM

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dibuat MOI dan SEKAT-RI. Harapan kami kedepan kegiatan ini bisa terus dilakukan untuk pembelajaran lebih dini ” ujar H Amar dalam sambutannya

Dengan demikian, Sosialisasi Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) dan DPW Media Online Indonesia (MOI) adalah program kerja

Pelatihan jurnalistik tingkat pelajar SMA/SMK akan digelar di setiap sekolah-sekolah yang ada di Sulawesi Selatan sebagai inovasi dan agenda program kerja tahun 2023

Editor : Isal

Berita Terkait

Mentan Ditantang Buka Data Anggaran Rp2,5 Triliun untuk Pertanian Aceh
Kajati Banten Baru Didesak Bongkar Dugaan Mark-Up, Pungli hingga Jual Jabatan
Jago Merah Takluk, Kebakaran Mall Nipah Makassar Diduga dari Toko Azko
Jago Merah Mengamuk di Mall Nipah Makassar, Arus Lalu Lintas Tersendat
Potret Makassar “Rantasa”, Sampah Dipilah Menumpuk 5 Hari di Borong
TPA Tamangapa Diklaim 93%, Warga Tak Butuh Angka Tapi Bukti Angkut Sampah Basah
TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?
Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Mentan Ditantang Buka Data Anggaran Rp2,5 Triliun untuk Pertanian Aceh

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:31 WITA

Kajati Banten Baru Didesak Bongkar Dugaan Mark-Up, Pungli hingga Jual Jabatan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Jago Merah Takluk, Kebakaran Mall Nipah Makassar Diduga dari Toko Azko

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Potret Makassar “Rantasa”, Sampah Dipilah Menumpuk 5 Hari di Borong

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:22 WITA

TPA Tamangapa Diklaim 93%, Warga Tak Butuh Angka Tapi Bukti Angkut Sampah Basah

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Kuttu Tertipu Janda Glowing, Wajah Putih, Leher Hitam

Senin, 10 Agu 2026 - 15:10 WITA