Ribet, Pencairan Pensiun Wajib ke Kantor Pos, Netizen: Bikin Susah Lansia, Sontoloyo!

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Seorang lansia antre mengambil uang pensiunan di Kantor Pos

Foto ilustrasi – Seorang lansia antre mengambil uang pensiunan di Kantor Pos

Zonafaktualnews.com – Seolah menyuruh kakek-nenek berlari maraton di tengah terik matahari, kebijakan baru PT Pos Indonesia dan PT Taspen soal pencairan pensiun dinilai menyulitkan para lansia.

Mulai 1 Juli 2025, dana pensiun tak lagi dikirim langsung ke rekening, tapi harus diambil manual di Kantor pos terdekat.

Skema baru ini diluncurkan resmi di Kantorpos Lapangan Banteng, Jakarta Pusat dan berlaku untuk di semua provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Bisnis Jasa Keuangan PosIND Haris dan Direktur Operasional PT Taspen Tribuna Phitera Djaja hadir dalam peluncuran yang disebut sebagai “optimalisasi aset negara” dan “penguatan ekonomi nasional.”

BACA JUGA :  Pengguna BBM Terlantar, SPBU Bungi Disebut Paling Parah di Sulsel

Alih-alih dipuji, kebijakan ini justru dihujani kritik. Netizen ramai-ramai melampiaskan kekesalannya di media sosial.

“Nyusahin aja, pensiunan itu rata-rata umurnya di atas 60 tahun, kalau dia hidup sendiri kemana-mana susah, belum antreannya… ampun dah,” keluh akun @hasbi.

“Dari digital ke manual, sontoloyo! Bikin susah lansia,” timpal netizen lainnya.

“Negara lain semakin ke depan, negara kita kok semakin mundur,” tulis akun @emilmustamar.

“Sebentar lagi surat menyurat gak pake e-mail, kembali pake amplop plus perangko,” sindir akun @sediono.

“Kata ibu saya, ‘lho balik ke kantor pos lagi ya?’ Ternyata dulu ambil pensiun lewat kantor pos. Bukannya lebih canggih, malah balik ke cara kuno,” komentar akun @bodhisidharta.

“Katanya AI dan generasi emas, kenapa kembali ke zaman 90-an?” kritik akun @azd.

“Lha kok balik manual gini di zaman serba elektronik? Gimana lansia yang udah susah jalan dan keluar rumah? Kenapa sih pemerintah selalu berprinsip: kalau ada yang lebih susah, kenapa dikasih yang mudah?” tanya akun @andry.

Pihak PT Pos berdalih bahwa sistem ini telah disiapkan dengan infrastruktur yang memadai, dan menyebut kerja sama ini adalah bentuk kepercayaan besar dari Taspen.

BACA JUGA :  Kritik Meningkat, Mendagri Disorot Soal Wacana Jual Pulau Tanpa Izin Presiden

Tapi di mata publik, yang terasa justru ironi: di era serba digital, negara malah mundur ke era antrean panjang, cap tiga jari, dan perangko.

Netizen menyebutnya terang-terangan: kebijakan ini tak ubahnya “sontoloyo”, lebih menyusahkan daripada memudahkan, lebih ribet daripada solutif.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?
Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”
Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo
Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah
Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar
Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat
Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”
Modal “Mokondo” Tebar Bualan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02 WITA

TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WITA

Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:43 WITA