Raja dan Ratu Spanyol Dilempari Lumpur Saat Kunjungi Valencia yang Dilanda Banjir

Selasa, 5 November 2024 - 09:26 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Raja dan Ratu Spanyol Dilempari Lumpur Saat Kunjungi Valencia yang Dilanda Banjir

Kolase : Ratu Letizia dan Raja Felipe VI (Foto AP)

Zonafaktualnews.com – Raja Felipe VI dan Ratu Letizia dari Spanyol disambut protes keras dari warga Valencia saat mengunjungi daerah yang terdampak banjir bandang parah di Kota Paiporta, salah satu kawasan yang paling terkena imbas.

Di tengah kunjungan mereka, massa yang marah melempari pasangan kerajaan itu dengan lumpur dan meneriakkan kata-kata kasar seperti “pembunuh” dan “memalukan.”

Kehadiran Raja dan Ratu bertujuan untuk memberikan dukungan kepada korban banjir yang telah merenggut lebih dari 200 jiwa.

BACA JUGA :  Jalan Diblokade Tiga Hari, Warga Makassar Geram Serang Mahasiswa

Kedatangan mereka justru menimbulkan kemarahan warga yang merasa bahwa pemerintah tidak berbuat cukup untuk mengatasi dampak bencana.

Sebelum rombongan kerajaan tiba, Perdana Menteri Pedro Sanchez dan pemimpin daerah Valencia, Carlos Mazon, juga hadir di lokasi.

Namun, setelah situasi semakin memanas, pihak keamanan memutuskan untuk mengevakuasi para pejabat demi keamanan.

Hujan deras yang terjadi di sebagian besar wilayah Spanyol pada Selasa (29/10/2024) mengakibatkan terjadinya banjir bandang. Banjir juga disebabkan luapan sungai-sungai (Foto AP)
Hujan deras yang terjadi di sebagian besar wilayah Spanyol pada Selasa (29/10/2024) mengakibatkan terjadinya banjir bandang. Banjir juga disebabkan luapan sungai-sungai (Foto AP)

Meski dilempari lumpur, Raja Felipe tetap berusaha mendekati beberapa warga dan menyatakan simpati atas kerugian yang mereka alami.

BACA JUGA :  Unjuk Rasa Menyala, 32 Pendemo Diamankan Setelah Bentrokan di Makassar

Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram keluarga kerajaan, Raja Felipe mengungkapkan bahwa ia memahami “kemarahan dan frustrasi” masyarakat yang terdampak bencana ini.

Di sisi lain, beberapa pejabat lokal menilai kunjungan ini sebagai keputusan yang tidak tepat di tengah situasi yang masih kritis.

Juan Bordera, seorang anggota parlemen Valencia, mengungkapkan bahwa wajar jika masyarakat bereaksi dengan amarah, mengingat kondisi mereka yang kehilangan tempat tinggal, bisnis, dan akses ke kebutuhan dasar.

BACA JUGA :  Jalan Diblokade Tiga Hari, Warga Makassar Geram Serang Mahasiswa

Dalam merespons bencana ini, pemerintah Spanyol telah mengerahkan 10.000 personel militer, polisi, dan garda sipil ke daerah terdampak.

Perdana Menteri Sanchez mengakui bahwa upaya tersebut masih “belum cukup,” mengingat skala kerusakan yang luar biasa akibat banjir ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Berita Terbaru