Raja dan Ratu Spanyol Dilempari Lumpur Saat Kunjungi Valencia yang Dilanda Banjir

Selasa, 5 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase : Ratu Letizia dan Raja Felipe VI (Foto AP)

Kolase : Ratu Letizia dan Raja Felipe VI (Foto AP)

Zonafaktualnews.com – Raja Felipe VI dan Ratu Letizia dari Spanyol disambut protes keras dari warga Valencia saat mengunjungi daerah yang terdampak banjir bandang parah di Kota Paiporta, salah satu kawasan yang paling terkena imbas.

Di tengah kunjungan mereka, massa yang marah melempari pasangan kerajaan itu dengan lumpur dan meneriakkan kata-kata kasar seperti “pembunuh” dan “memalukan.”

Kehadiran Raja dan Ratu bertujuan untuk memberikan dukungan kepada korban banjir yang telah merenggut lebih dari 200 jiwa.

Kedatangan mereka justru menimbulkan kemarahan warga yang merasa bahwa pemerintah tidak berbuat cukup untuk mengatasi dampak bencana.

Sebelum rombongan kerajaan tiba, Perdana Menteri Pedro Sanchez dan pemimpin daerah Valencia, Carlos Mazon, juga hadir di lokasi.

Namun, setelah situasi semakin memanas, pihak keamanan memutuskan untuk mengevakuasi para pejabat demi keamanan.

Hujan deras yang terjadi di sebagian besar wilayah Spanyol pada Selasa (29/10/2024) mengakibatkan terjadinya banjir bandang. Banjir juga disebabkan luapan sungai-sungai (Foto AP)
Hujan deras yang terjadi di sebagian besar wilayah Spanyol pada Selasa (29/10/2024) mengakibatkan terjadinya banjir bandang. Banjir juga disebabkan luapan sungai-sungai (Foto AP)

Meski dilempari lumpur, Raja Felipe tetap berusaha mendekati beberapa warga dan menyatakan simpati atas kerugian yang mereka alami.

BACA JUGA :  Jalan Diblokade Tiga Hari, Warga Makassar Geram Serang Mahasiswa

Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram keluarga kerajaan, Raja Felipe mengungkapkan bahwa ia memahami “kemarahan dan frustrasi” masyarakat yang terdampak bencana ini.

Di sisi lain, beberapa pejabat lokal menilai kunjungan ini sebagai keputusan yang tidak tepat di tengah situasi yang masih kritis.

Juan Bordera, seorang anggota parlemen Valencia, mengungkapkan bahwa wajar jika masyarakat bereaksi dengan amarah, mengingat kondisi mereka yang kehilangan tempat tinggal, bisnis, dan akses ke kebutuhan dasar.

BACA JUGA :  Unjuk Rasa Menyala, 32 Pendemo Diamankan Setelah Bentrokan di Makassar

Dalam merespons bencana ini, pemerintah Spanyol telah mengerahkan 10.000 personel militer, polisi, dan garda sipil ke daerah terdampak.

Perdana Menteri Sanchez mengakui bahwa upaya tersebut masih “belum cukup,” mengingat skala kerusakan yang luar biasa akibat banjir ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran
Iran Hantam Fasilitas Nuklir Israel dengan Rudal, Timur Tengah Memanas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WITA

3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon

Berita Terbaru