Niat Selesaikan Masalah Anak, Pria di Kodingareng Tewas di Tangan Sesama Nelayan

Selasa, 21 April 2026 - 19:44 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tangkapan layar video peristiwa berdarah antar nelayan di Kodingareng yang menewaskan satu orang (foto kolase).

Tangkapan layar video peristiwa berdarah antar nelayan di Kodingareng yang menewaskan satu orang (foto kolase).

Zonafaktualnews.com – Upaya menyelesaikan persoalan yang melibatkan anak justru berujung petaka di Pulau Kodingareng, Kota Makassar.

Seorang nelayan berinisial MA (37) meregang nyawa setelah terlibat pertikaian dengan pria berinisial I (40), yang juga berprofesi sebagai nelayan.

Insiden tragis itu bermula dari masalah yang sebelumnya terjadi antara anak korban dan anak pelaku.

Niat korban untuk mencari jalan damai dengan mendatangi pelaku di kediamannya justru berubah menjadi konflik terbuka antar orang tua.

BACA JUGA :  Diduga Incar Dana BLT, Staf Keji Bacok Kepala Pos Takalar Pakai Tabung APAR dan Badik

Kanit Pidum Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar, Ipda Dewa Yudha, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut tidak berjalan kondusif dan malah memicu adu fisik antara keduanya.

“Awalnya ada persoalan antara anak masing-masing. Korban kemudian mendatangi pelaku dengan maksud menyelesaikan masalah, namun justru terjadi perkelahian,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Situasi yang memanas membuat pelaku mengambil senjata tajam jenis parang. Dalam kondisi emosi, pelaku menyerang korban hingga mengalami luka serius di bagian perut. Korban akhirnya tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  2 Tahun Hilang, Gadis Wajo Ternyata Dibunuh Sopir Travel Pakai Kunci Roda

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (20/4/2026) malam di area permukiman warga di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Suasana mendadak mencekam ketika warga mendapati korban tergeletak di jalan, sementara pihak keluarga histeris menyaksikan kejadian tersebut.

Sejumlah warga sempat berupaya memberikan pertolongan sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.

Untuk mencapai pulau tersebut, personel Polres Pelabuhan Makassar harus menempuh perjalanan laut sekitar 45 menit.

Usai kejadian, pelaku memilih menyerahkan diri tanpa perlawanan. Polisi kemudian mengamankan barang bukti serta membawa pelaku ke daratan Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA :  Budiman S Minta Polda Sulsel Tidak "PHP", Desak Tuntaskan Janji Gelar Perkara

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ia terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon
Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi
Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian
Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas
Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:21 WITA

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon

Selasa, 15 September 2026 - 16:09 WITA

Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi

Selasa, 15 September 2026 - 01:28 WITA

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?

Selasa, 15 September 2026 - 01:06 WITA

Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Selasa, 15 September 2026 - 00:12 WITA

Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas

Berita Terbaru