Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Keracunan MBG Majene

Ilustrasi Keracunan MBG Majene

Zonafaktualnews.com – Puluhan ibu hamil, anak sekolah, hingga balita di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, diduga keracunan MBG.

Insiden tersebut memicu kepanikan lantaran mayoritas korban berasal dari kelompok rentan, termasuk anak-anak dan ibu hamil.

Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Sulbar, Nursyamsi Rahim, menyebut sedikitnya 50 orang terdampak dalam peristiwa yang terjadi di wilayah kerja Puskesmas Sendana II.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan awal mengarah pada keracunan pangan yang berasal dari menu MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.

BACA JUGA :  Perjuangan Cinta di Pelabuhan Majene Berujung Pernikahan

Makanan tersebut dibagikan pada Selasa (12/1/2026) melalui sekolah dan posyandu di tujuh desa yang berada di Kecamatan Tubo Sendana.

Proses produksi dan pendistribusian dilakukan dalam dua tahap untuk melayani penerima dari kalangan pelajar maupun kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Dalam pendataan dinas kesehatan, tercatat sebanyak 2.644 ompreng disalurkan ke sekolah-sekolah, sementara 831 paket lainnya diberikan kepada kelompok 3B. Seluruh paket tersebut dikonsumsi pada hari yang sama.

BACA JUGA :  Program MBG Kacau Balau, Jumlah Siswa Keracunan Tembus 7.368 Orang

Sekitar pukul 20.30 Wita, sejumlah penerima mulai merasakan keluhan seperti pusing, demam, mual, muntah, dan diare.

Kondisi itu membuat mereka harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Sendana II dan Puskesmas Salutambung.

Petugas kesehatan segera memberikan perawatan sesuai gejala yang dialami para pasien.

Hingga kini tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit.

Data terbaru menunjukkan 38 orang masih dirawat di Puskesmas Sendana II, dua orang di Puskesmas Salutambung, satu pasien sudah pulih dan dipulangkan, sedangkan sembilan lainnya menjalani perawatan mandiri di rumah.

BACA JUGA :  Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis

Korban didominasi balita berusia sekitar dua tahun hingga ibu hamil berusia awal 30-an.

Selain itu, anak-anak usia sekolah dasar hingga remaja juga masuk dalam daftar pasien yang terdampak.

“Jumlah yang masih dirawat di fasilitas kesehatan saat ini sekitar 40 orang,” ujar Nursyamsi.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong
MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang
7 Karakter Kuat Orang yang Tidak Pernah Umbar Kehidupan Pribadi di Medsos
Niat Selesaikan Masalah Anak, Pria di Kodingareng Tewas di Tangan Sesama Nelayan
Polemik Pencemaran Lingkungan di Pabrik TSM Gowa “Deal”, Bukti Belum Bicara
Ayah Tiri di Mamuju Perkosa Gadis ABG, 5 Tahun Terpendam Baru Terungkap
Cekcok Berujung Penganiayaan, Anak Bupati Jeneponto Dilaporkan ke Polisi
Perjalanan dari Jakarta Berakhir Tragis, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Diserang

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:44 WITA

Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong

Rabu, 22 April 2026 - 16:11 WITA

MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang

Rabu, 22 April 2026 - 15:15 WITA

7 Karakter Kuat Orang yang Tidak Pernah Umbar Kehidupan Pribadi di Medsos

Selasa, 21 April 2026 - 19:44 WITA

Niat Selesaikan Masalah Anak, Pria di Kodingareng Tewas di Tangan Sesama Nelayan

Selasa, 21 April 2026 - 18:48 WITA

Polemik Pencemaran Lingkungan di Pabrik TSM Gowa “Deal”, Bukti Belum Bicara

Berita Terbaru