Prabowo Tak Terbuka, Wartawan Diusir Sebelum Pidato Dimulai, Kenapa Ditutup-tutupi?

Selasa, 29 April 2025 - 15:42 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Prabowo Tak Terbuka, Wartawan Diusir Sebelum Pidato Dimulai, Kenapa Ditutup-tutupi?

Prabowo (Instagram)

Zonafaktualnews.com – Miris! Itulah suasana yang dirasakan para wartawan saat menghadiri Town Hall Meeting Danantara di Jakarta Convention Center (JCC), pada Senin (28/4/2025).

Saat Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk memberikan pidato, seluruh awak media tiba-tiba disuruh angkat kaki dari ruangan, tanpa penjelasan yang jelas.

Pertanyaan pun bermunculan: Prabowo Subianto kini tak terbuka, kenapa harus ditutup-tutupi?

Padahal, sejak awal, para jurnalis hadir atas undangan resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden dan mengikuti jalannya acara sesuai protokol.

BACA JUGA :  Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Danantara, Rosan Roeslani, dilanjutkan dengan pemutaran video tentang capaian Kabinet Merah Putih dalam 180 hari pertama.

Namun, menjelang sesi utama yang paling dinanti—yaitu arahan langsung dari Presiden Prabowo—tiba-tiba pembawa acara dari atas panggung meminta semua media untuk keluar.

“Karena satu dan lain hal, teman-teman media diminta keluar dari ruangan,” ujar pembawa acara tersebut.

BACA JUGA :  Anggaran IKN Disetop, Jokowi: Jangan Tarik-tarik Saya

Tanpa diberi kesempatan untuk bertanya, awak media digiring keluar dan diarahkan ke sebuah ruangan kosong di luar aula utama.

Mereka dilarang kembali masuk dan tidak diperbolehkan keluar dari ruangan tersebut. Jika mereka keluar, akses mereka ke seluruh area JCC akan dicabut sepenuhnya oleh panitia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BPMI. Pembatasan ini memicu banyak spekulasi dan kritik mengenai transparansi, terutama karena pidato Presiden adalah bagian penting yang seharusnya dapat diliput secara terbuka oleh media.

BACA JUGA :  Prabowo “Slepet” Anies Bilang Pemimpin Jangan Ngomong Aja

Kenapa pidato Prabowo harus tertutup dari publik? Kenapa wartawan diusir?

Pertanyaan-pertanyaan ini masih menggantung di udara JCC, menambah ketidakjelasan tentang sikap pemerintahan yang seharusnya lebih terbuka.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?