Polisi Tangkap Petta Bau, Pimpinan Tarekat Ana Loloa yang Dituding Sesat

Rabu, 2 April 2025 - 22:39 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Pimpinan Tarekat Ana Loloa, Petta Bau Ditangkap (Ist)

Pimpinan Tarekat Ana Loloa, Petta Bau Ditangkap (Ist)

Zonafaktualnews.com – Polisi akhirnya mengamankan Petta Bau (59), pendiri sekaligus pimpinan Tarekat Ana Loloa di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Penangkapan ini dilakukan setelah ajaran yang dibawanya menuai kontroversi dan dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.

Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Aditya Pandu, mengatakan bahwa selain Petta Bau, empat pengikutnya juga ikut diamankan.

“Ada lima orang yang sudah ditahan, salah satunya pimpinannya,” ujar Aditya kepada wartawan, Selasa (1/4/2025).

Keberadaan Tarekat Ana Loloa memicu keresahan warga setelah ajaran yang mereka sebarkan dinilai menyimpang dari Islam.

BACA JUGA :  Truk Tambang di Maros Menjelma Jadi “Pencabut Nyawa”, Dua Perempuan Tewas

Salah satu ajaran kontroversialnya adalah penambahan Rukun Islam menjadi 11 serta mewajibkan pengikutnya membeli benda pusaka sebagai bekal di akhirat.

MUI Maros pun telah mengeluarkan fatwa yang menegaskan penyimpangan ajaran tersebut.

Sebelumnya, kelompok ini sempat meninggalkan Maros setelah mendapat penolakan dari masyarakat, namun kembali lagi dalam beberapa bulan terakhir.

Ketika polisi melakukan penangkapan, sejumlah barang bukti seperti keris dan benda pusaka turut diamankan.

Selain ajaran tentang Rukun Islam yang dianggap menyimpang, pengikut tarekat ini juga diyakini harus menunaikan ibadah haji di Gunung Bawakaraeng, bukan di Tanah Suci Mekah.

BACA JUGA :  Amplop Terima Kasih ke Oknum Penyidik Maros Bertepuk Sebelah Tangan

“Mereka percaya kalau haji hanya sah dilakukan di Gunung Bawakaraeng,” kata Kepala BPD Bonto-bonto, Marzuki.

Tak hanya itu, para pengikut Ana Loloa juga dilarang membangun rumah dengan alasan dunia sudah dekat kiamat.

Uang yang dimiliki justru disarankan untuk membeli benda pusaka sebagai syarat keselamatan di akhirat.

Kini, polisi masih terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap lebih jauh aktivitas serta pengaruh ajaran yang disebarkan oleh Tarekat Ana Loloa.

BACA JUGA :  Polres Maros Sikat Jaringan Narkoba, 18 Orang Ditangkap

Sementara itu, penangkapan Petta Bau memicu berbagai reaksi di masyarakat. Sebagian besar merasa lega atas tindakan hukum yang telah diambil, namun ada pula yang bertanya-tanya bagaimana kelompok ini bisa berkembang dan bertahan dalam waktu yang cukup lama tanpa terdeteksi oleh pihak berwenang.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Berita Terbaru