Polisi Bongkar Dugaan Kecurangan Minyakita Kemasan Botol

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

14 produk Minyakita kemasan botol, ditemukan ketidaksesuaian antara volume yang tertera pada label dengan isi sebenarnya.

14 produk Minyakita kemasan botol, ditemukan ketidaksesuaian antara volume yang tertera pada label dengan isi sebenarnya.

Zonafaktualnews.com – Polda Metro Jaya melakukan sidak di sejumlah pasar untuk memastikan ketersediaan serta kesesuaian takaran minyak goreng bersubsidi Minyakita.

Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan distribusi dan perlindungan konsumen, mengingat Minyakita merupakan produk yang disubsidi oleh pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Dalam uji sampel terhadap 14 produk Minyakita kemasan botol, ditemukan ketidaksesuaian antara volume yang tertera pada label dengan isi sebenarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rata-rata volume minyak dalam kemasan botol tersebut hanya sekitar 795 mililiter, dengan volume tertinggi mencapai 804 mililiter.

Padahal, sesuai ketentuan, setiap botol seharusnya berisi 1 liter. Temuan ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kemungkinan adanya pelanggaran yang merugikan konsumen.

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap Minyakita dalam kemasan pouch menunjukkan isi yang sesuai dengan label, yakni 1 liter.

BACA JUGA :  Adik Dicabuli, Kakak Ditikam, Dua Pelaku Penyerangan Keluarga Habib Bahar Ditangkap

Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa ketidaksesuaian hanya terjadi pada kemasan botol.

Satgas Pangan Daerah Polda Metro Jaya kini menaruh perhatian khusus terhadap temuan ini dan akan melakukan langkah hukum jika ditemukan unsur pelanggaran.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Ade menegaskan bahwa penyelidikan ini bertujuan untuk mengungkap apakah ketidaksesuaian takaran Minyakita dalam kemasan botol terjadi akibat kelalaian atau justru disengaja oleh pihak tertentu.

“Atas temuan dugaan ketidaksesuaian antara label kemasan dan isi tersebut, Satgas Pangan Daerah Polda Metro Jaya akan menindaklanjutinya dengan upaya penyidikan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana yang terjadi,” ujar Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya kepada awak media. Rabu (12/3/2025).

BACA JUGA :  Jakarta Bergejolak, Mobil Polisi Dirusak, Massa Teriak "Pembunuh"

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa penyelidikan akan berfokus pada produsen dan distributor Minyakita.

Jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam pengurangan takaran ini, maka pihak yang bertanggung jawab dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dugaan kecurangan ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama di tengah kondisi harga minyak goreng yang kerap mengalami fluktuasi.

Minyakita sebagai produk subsidi seharusnya mengikuti standar distribusi dan kualitas yang telah ditetapkan.

Adanya pengurangan isi pada kemasan botol bisa berujung pada kerugian bagi konsumen, terutama bagi pedagang kecil dan rumah tangga yang bergantung pada minyak goreng dengan harga terjangkau.

Menyikapi hal ini, Polda Metro Jaya berjanji akan terus mengawasi peredaran Minyakita serta produk minyak goreng bersubsidi lainnya.

BACA JUGA :  Pelanggaran Hukum Terus Dibiarkan, Tambang Ilegal di Takalar Hancurkan Lingkungan

Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, pihak kepolisian akan menindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sejumlah konsumen yang mengetahui temuan ini mengaku kecewa dan berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang.

Mereka menuntut transparansi dari produsen serta memastikan bahwa produk yang dijual benar-benar sesuai dengan ketentuan yang ada.

Saat ini, Satgas Pangan Daerah Polda Metro Jaya masih terus melakukan investigasi dan mengumpulkan bukti tambahan.

Tidak menutup kemungkinan akan ada pemanggilan terhadap pihak produsen dan distributor untuk dimintai keterangan terkait dugaan kecurangan ini.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam membeli produk, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru