Pinca Bank Sulselbar Barru Akui Tidak Tahu Detail Dana CSR Tahun Lalu

Minggu, 12 Januari 2025 - 10:06 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Pinca Bank Sulselbar Barru Akui Tidak Tahu Detail Dana CSR Tahun Lalu

Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Sulselbar Barru, Yusuf

Zonafaktualnews.com – Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Sulselbar Barru, Yusuf, mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui detail penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2023-2024.

Hal ini disebabkan dirinya baru menjabat sebagai Pinca Bank Sulselbar Barru dan tidak terlibat dalam pengelolaan dana CSR sebelumnya.

“Terkait dana CSR tahun 2023-2024 itu yang tahu persis adalah Pinca sebelumnya. Kalau saya masih baru, jadi saya tidak tahu penggunaan dana CSR sebelumnya,” ungkap Yusuf pada Jumat, 11 Januari 2025.

BACA JUGA :  Barru 'Tertinggal' di Era Minimarket Modern

Meski demikian, Yusuf menyebutkan bahwa salah satu proyek CSR yang sudah terealisasi adalah pembangunan masjid dengan alokasi dana sebesar Rp15 juta.

Untuk informasi lebih lengkap, ia mengarahkan agar wartawan menghubungi Corsec di kantor pusat.

“Jika ingin mengetahui berapa jumlah CSR tahun lalu dan apa saja yang digunakan, bisa langsung ke Corsec,” tambahnya.

BACA JUGA :  Diduga Pasang Badan di Tambang ‘Ilegal’, Kapolsek Mallusetasi Tunjuk Wartawan: “Jangan Ambil Gambar”

Polemik terkait transparansi penggunaan dana CSR ini sebelumnya mencuat ke publik, memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat tentang akuntabilitas pengelolaan dana tersebut.

Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pembangunan gerobak kontainer di Pantai Sumpang Binangae, Barru.

Salah seorang pegawai Bank Sulselbar Barru yang turut dimintai keterangan juga mengaku tidak mengetahui detail penggunaan dana tersebut.

“Kalau anggarannya saya tidak tahu. Langsung maki ke Pak Pinca (Pimpinan Cabang),” tandasnya.

BACA JUGA :  Tambang Ilegal Rusak Pancana, Warga Desak Tindakan Tegas

Dengan keterbatasan informasi dari pihak cabang, publik kini menanti jawaban lebih rinci dari kantor pusat di Makassar guna menjawab keraguan terkait penggunaan dana CSR tahun lalu.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
DPRD Luwu Utara Perkuat Pengawasan APBD Lewat Bimtek di Makassar
Gunung Latimojong Enrekang Mencekam, Api Karhutla 7 Hari Belum Padam
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA
Pasokan Elpiji Diputus Agen 4 Bulan, Pangkalan di Takalar Ngaku Diancam
Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Heriansa Effendi: Satu Komando dalam Perjuangan, Satu Cinta dalam Kehidupan