Perang Pecah! Thailand Vs Kamboja, Korban Jiwa Mayoritas Sipil

Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:52 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Thailand Vs Kamboja

Thailand Vs Kamboja

Zonafaktualnews.com – Perang pecah terjadi antara Thailand vs Kamboja di wilayah perbatasan.

Perang tersebut berlangsung sejak Kamis hingga Jumat (24–25 Juli 2025), kedua negara saling melancarkan serangan roket dan artileri berat.

Bentrokan ini menewaskan sedikitnya 16 orang, mayoritas warga sipil, dan memicu eksodus ribuan penduduk dari zona konflik.

Kawasan perbatasan yang selama ini menjadi titik sengketa kembali memanas setelah dugaan pelanggaran wilayah oleh pasukan Kamboja yang dituding masuk ke wilayah Thailand tanpa izin.

Menurut sumber militer Thailand, kontak senjata bermula saat pos penjagaan di Distrik Sisaket ditembaki secara tiba-tiba.

Sebagai balasan, militer Thailand meluncurkan serangan balasan dengan menggunakan roket dan artileri, termasuk melibatkan jet tempur F-16 yang menjatuhkan rudal ke sejumlah titik yang diklaim sebagai basis militer Kamboja.

BACA JUGA :  Tak Peduli Hari Raya, Israel Hujani Gaza dengan Bom saat Salat Idul Fitri

Di pihak lain, pemerintah Kamboja membantah keras tudingan tersebut. Mereka menuduh justru Thailand yang terlebih dahulu melakukan provokasi dengan menempatkan pasukan dan persenjataan berat di zona netral yang selama ini disepakati dalam perjanjian damai.

Kamboja mengklaim bahwa mereka hanya melakukan aksi defensif untuk melindungi kedaulatan wilayahnya.

Bentrokan berlangsung sengit di enam titik sepanjang perbatasan, termasuk wilayah hutan dan pemukiman warga.

Suara tembakan senapan, dentuman mortir, hingga ledakan roket terdengar sepanjang Kamis malam hingga Jumat sore.

BACA JUGA :  Bali Diterjang Banjir Setinggi 2-3 Meter, Bangunan Ambruk dan Dua Warga Tewas

Laporan dari organisasi kemanusiaan menyebutkan bahwa korban tewas berjumlah 16 orang, sebagian besar adalah warga sipil yang tidak sempat menyelamatkan diri.

“Banyak dari korban adalah penduduk desa yang rumahnya hancur terkena ledakan. Mereka tidak mengira akan terjadi perang terbuka seperti ini,” ungkap perwakilan Palang Merah Internasional yang telah mengirimkan bantuan ke lapangan.

Sebanyak 5.200 warga di Thailand mengungsi ke kamp-kamp darurat di Distrik Kantharalak dan Khun Han, sementara lebih dari 3.800 warga Provinsi Oddar Meanchey di Kamboja juga dievakuasi menjauhi garis depan pertempuran. Beberapa sekolah dan fasilitas umum dijadikan tempat penampungan sementara.

BACA JUGA :  Pemerintah Didesak Bertindak Cepat Usai Nelayan Indonesia Ditangkap di Thailand

Kedua negara kini berada dalam kondisi siaga penuh. Pasukan tambahan telah dikerahkan ke perbatasan.

Belum ada tanda-tanda gencatan senjata, meski perwakilan diplomatik masing-masing negara mengaku sedang berusaha menjalin komunikasi untuk menahan eskalasi.

PBB dan ASEAN telah mengeluarkan pernyataan mendesak agar Thailand dan Kamboja segera menghentikan aksi militer dan kembali ke jalur diplomasi.

Hingga Jumat malam, suara ledakan dan tembakan masih terus terdengar, menandakan konflik belum menunjukkan tanda mereda.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi
Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian
Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas
Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:09 WITA

Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi

Selasa, 15 September 2026 - 01:28 WITA

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?

Selasa, 15 September 2026 - 01:06 WITA

Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Selasa, 15 September 2026 - 00:12 WITA

Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas

Senin, 14 September 2026 - 23:52 WITA

Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar

Berita Terbaru