Perang Pecah! Thailand Vs Kamboja, Korban Jiwa Mayoritas Sipil

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Thailand Vs Kamboja

Thailand Vs Kamboja

Zonafaktualnews.com – Perang pecah terjadi antara Thailand vs Kamboja di wilayah perbatasan.

Perang tersebut berlangsung sejak Kamis hingga Jumat (24–25 Juli 2025), kedua negara saling melancarkan serangan roket dan artileri berat.

Bentrokan ini menewaskan sedikitnya 16 orang, mayoritas warga sipil, dan memicu eksodus ribuan penduduk dari zona konflik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan perbatasan yang selama ini menjadi titik sengketa kembali memanas setelah dugaan pelanggaran wilayah oleh pasukan Kamboja yang dituding masuk ke wilayah Thailand tanpa izin.

Menurut sumber militer Thailand, kontak senjata bermula saat pos penjagaan di Distrik Sisaket ditembaki secara tiba-tiba.

BACA JUGA :  PPATK Ungkap Hasil Judi Online di Indonesia Disalurkan ke ASEAN

Sebagai balasan, militer Thailand meluncurkan serangan balasan dengan menggunakan roket dan artileri, termasuk melibatkan jet tempur F-16 yang menjatuhkan rudal ke sejumlah titik yang diklaim sebagai basis militer Kamboja.

Di pihak lain, pemerintah Kamboja membantah keras tudingan tersebut. Mereka menuduh justru Thailand yang terlebih dahulu melakukan provokasi dengan menempatkan pasukan dan persenjataan berat di zona netral yang selama ini disepakati dalam perjanjian damai.

Kamboja mengklaim bahwa mereka hanya melakukan aksi defensif untuk melindungi kedaulatan wilayahnya.

Bentrokan berlangsung sengit di enam titik sepanjang perbatasan, termasuk wilayah hutan dan pemukiman warga.

Suara tembakan senapan, dentuman mortir, hingga ledakan roket terdengar sepanjang Kamis malam hingga Jumat sore.

BACA JUGA :  Pemerintah Didesak Bertindak Cepat Usai Nelayan Indonesia Ditangkap di Thailand

Laporan dari organisasi kemanusiaan menyebutkan bahwa korban tewas berjumlah 16 orang, sebagian besar adalah warga sipil yang tidak sempat menyelamatkan diri.

“Banyak dari korban adalah penduduk desa yang rumahnya hancur terkena ledakan. Mereka tidak mengira akan terjadi perang terbuka seperti ini,” ungkap perwakilan Palang Merah Internasional yang telah mengirimkan bantuan ke lapangan.

Sebanyak 5.200 warga di Thailand mengungsi ke kamp-kamp darurat di Distrik Kantharalak dan Khun Han, sementara lebih dari 3.800 warga Provinsi Oddar Meanchey di Kamboja juga dievakuasi menjauhi garis depan pertempuran. Beberapa sekolah dan fasilitas umum dijadikan tempat penampungan sementara.

BACA JUGA :  Papua Tengah Darurat! Puluhan Ribu Warga Mengungsi, Dua Distrik Kosong Total

Kedua negara kini berada dalam kondisi siaga penuh. Pasukan tambahan telah dikerahkan ke perbatasan.

Belum ada tanda-tanda gencatan senjata, meski perwakilan diplomatik masing-masing negara mengaku sedang berusaha menjalin komunikasi untuk menahan eskalasi.

PBB dan ASEAN telah mengeluarkan pernyataan mendesak agar Thailand dan Kamboja segera menghentikan aksi militer dan kembali ke jalur diplomasi.

Hingga Jumat malam, suara ledakan dan tembakan masih terus terdengar, menandakan konflik belum menunjukkan tanda mereda.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru