Pemuda di Makassar Diseret dan Diamuk Massa Usai Tabrak 3 Kendaraan

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video memperlihatkan seorang pemuda di Makassar diseret keluar dari mobil dan menjadi sasaran amukan massa.

Tangkapan layar video memperlihatkan seorang pemuda di Makassar diseret keluar dari mobil dan menjadi sasaran amukan massa.

Zonafaktualnews.com – Aksi kejar-kejaran warga berujung ricuh usai seorang pemuda pengendara mobil diduga melakukan tabrak lari terhadap sejumlah kendaraan di wilayah Makassar.

Insiden tersebut berakhir dengan pelaku menjadi sasaran amukan massa.

Peristiwa itu terjadi di kawasan perumahan Jalan Minahasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang geram langsung mengepung mobil pelaku dan memaksanya keluar dari kendaraan.

Sebelumnya, pemuda yang identitasnya belum diketahui itu terlibat kecelakaan lalu lintas di sekitar Patung Massa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

BACA JUGA :  PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Bukannya berhenti, pelaku justru melarikan diri hingga akhirnya dikejar warga.

“Awalnya kejadian lakalantas di wilayah Gowa. Pelaku kemudian lari ke sini dan diamankan warga,” ujar Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, Jumat (20/3/2026).

Dari keterangan polisi, pelaku diduga menabrak tiga kendaraan, termasuk seorang pengemudi ojek online. Namun, salah satu korban disebut telah menyelesaikan persoalan secara damai.

“Ada tiga korban, termasuk ojol. Tapi yang ojol sudah damai, tinggal dua korban lainnya,” jelas Ismail.

BACA JUGA :  Viral Kasus "86" Narkoba di Makassar dan Wajo, Berita 404, Oknum Polisi Tidak Diproses?

Setelah berhasil dihentikan, pelaku langsung dibawa ke Pos Laka Lantas di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang.

Sementara mobil yang digunakan juga telah diamankan sebagai barang bukti.

“Penanganannya bukan di Polsek Rappocini, tapi oleh unit laka di Toddopuli. Barang bukti juga ada di sana,” tambahnya.

Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi mencekam saat warga mengerumuni mobil pelaku di sebuah lorong.

Beberapa pengemudi ojek online terlihat ikut berada di lokasi, bahkan ada yang sempat meluapkan emosi dengan menendang bagian kendaraan.

BACA JUGA :  KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi

Dalam rekaman tersebut, massa terdengar berteriak meminta pelaku keluar.

Saat pintu terbuka, pelaku langsung ditarik keluar dan sempat mendapat pukulan serta tendangan sebelum akhirnya diamankan oleh warga lain yang mencoba meredakan situasi.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA