Pelaku Utama Perencanaan Pembunuhan Ustaz Jabal Nur Belum Ditindak

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum Ustaz Jabal Nur, Wawan Nur Rewa

Kuasa Hukum Ustaz Jabal Nur, Wawan Nur Rewa

Zonafaktualnews.com – Pelaku utama perencanaan pembunuhan Ustaz Jabal Nur belum ditindak.

Hal itu disampaikan oleh Kuasa Hukum Ustaz Jabal Nur, Wawan Nur Rewa melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Juli 2024.

Wawan mengatakan pelaku utama masih bebas berkeliaran meski beberapa terduga pelaku lainnya sudah ditetapkan tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang saya laporkan ini perempuan berinisial NB dan kawan-kawannya, yang hadir malam itu berjumlah puluhan orang melancarkan aksinya di kediaman klien kami,

Sekarang yang diamankan adalah kawan-kawan tersangka sedangkan pelaku utama belum ada penindakan,” ujar Wawan

Dugaan perencanaan pembunuhan terhadap Ustaz Jabal Nur terjadi di kediamannya di Jalan Mappala, Rappocini, pada Rabu, 5 Juni 2024.

BACA JUGA :  Nursanti, Buronan Kasus Penipuan Ditangkap Polda Sulsel

Wawan mengaku heran mengapa pelaku utama masih bebas, sementara rekan-rekannya sudah diamankan.

Dalam analisanya, situasi ini seakan menunjukkan adanya keistimewaan terhadap pelaku utama.

“Saya heran kenapa pelaku utama masih berkeliaran sedangkan rekan-rekannya sudah diamankan. Dalam analisis kami, seakan menggambarkan begitu istimewanya pelaku utama ini di hadapan hukum,” ungkapnya.

Kuasa Hukum korban melaporkan inisial NB, yang disinyalir kuat sebagai dalang dari peristiwa penyerangan ini, pada 6 Juni 2024 malam ke Polda Sulsel.

Wawan awalnya menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus ini kepada Polda Sulsel, namun setelah mengikuti rangkaian proses penyelidikan, ia mencurigai ada potensi arah lain dalam kedudukan terlapor NB.

BACA JUGA :  AAS Building Bermasalah, AAS Dituding Beli Tanah dari Ahli Waris Bodong?

“Dari awal kami sudah percayakan kepada kepolisian dalam mengungkap kasus ini, namun kami juga mengikuti dari belakang rangkaian penyelidikan.

Seiring waktu, kami menganalisa ada potensi mengarah lain untuk status terlapor inisial NB itu. Jadi kami anggap perlu antisipasi dan saran pentingnya belajar arti facta sunt potentiora verbis dalam rekonstruksi hukum,” tegasnya.

Ia berharap agar pelaku utama segera diamankan dan menyeret seluruh pelaku lainnya yang terlibat dalam peristiwa penyerangan hingga dugaan perencanaan pembunuhan.

BACA JUGA :  GRB Desak Bea Cukai dan Polda Sulsel Tangkap Bos Rokok Ilegal Joss Mild

“Kemudian limpahkan saja kepada Kejaksaan kalau sudah memenuhi syarat, lalu biarkan pengadilan yang menghukum dan mengadili perbuatan para pelaku.

Kami juga minta Kejaksaan segera meneliti dan mendalami hasil penyelidikan ini apakah ada motif dugaan perencanaan pembunuhan atau motif lain, karena pentingnya memisahkan konflik pribadi pelaku atau korban dengan hasil perbuatan,

Agar tidak ada pelaku atau tersangka yang ketinggalan. Seret saja semua yang ikut serta kalau sudah memenuhi unsur, jangan tebang pilih,” pungkasnya mengakhiri

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru