Ngaku Lulusan MDIS Tapi Kuliah Tak Tuntas, Gibran Bikin Australia Geleng-geleng

Minggu, 28 September 2025 - 12:14 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ngaku Lulusan MDIS Tapi Kuliah Tak Tuntas, Gibran Bikin Australia Geleng-geleng

Momen kelulusan Gibran Rakabuming bersama perwakilan University of Bradford yang diabadikan dalam prosesi wisuda.

Zonafaktualnews.com – Mantan Wali Kota Solo yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka pernah menunjukkan ijazah kuliah dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan gelar yang diperoleh dari University of Bradford.

Dokumen tersebut ditunjukkannya untuk menepis isu liar soal keabsahan ijazah.

“Ini tak bawa ya tapi jangan direkam. Ojo direkam, jangan direkam, mesaake wong tuwo wis nyekolahke (kasihan orang tua yang sudah menyekolahkan),” kata Gibran saat masih berstatus calon wakil presiden.

Menurut Gibran, langkah membawa dokumen itu dilakukan agar isu terkait ijazahnya cepat selesai.

Gibran menegaskan, bila ijazahnya palsu seharusnya dipersoalkan sejak awal proses pendaftaran sebagai cawapres.

Yo ben cepat selesai, ya ini kan ijazah ini. Kalau palsu seharusnya dipermasalahkan dari awal waktu pendaftaran,” ungkapnya.

Jauh setelah ia resmi menjabat sebagai wapres, muncul pengakuan dari seorang warga negara Indonesia yang lama tinggal di Australia.

Ikhsan Katonde, WNI yang sudah menetap 37 tahun di Negeri Kanguru, mengaku terkejut mengetahui Gibran ternyata tidak menyelesaikan studi di Insearch Language Centre Sydney, sebuah lembaga persiapan bagi mahasiswa asing sebelum melanjutkan kuliah di University of Technology Sydney (UTS).

BACA JUGA :  Ganjar Pranowo Sindir Soal Praktik KKN, Kubu Prabowo Terusik

“Kita kan nggak tahu Gibran kemudian jadi wakil presiden dan walikota,” kata Ikhsan dalam tayangan kanal YouTube Hersubeno Point, Minggu (28/9/2025).

Ikhsan menuturkan, pada 2018 dirinya pernah mendampingi Gibran dan keluarganya berjalan-jalan di Sydney.

Saat itu, Gibran mengaku tidak menuntaskan pendidikannya di Insearch karena sudah lebih dulu kembali ke Indonesia.

“Gibran bilang sama saya waktu itu, dia sebentar (di Insearch Language Centre Sydney), enggak cukup, enggak selesai karena dia sudah pulang duluan ke Indonesia,” ujar Ikhsan.

Menurut Ikhsan, Gibran tidak menjelaskan alasan di balik kepulangannya tersebut. Padahal, seharusnya program studi di Insearch berlangsung sembilan bulan.

“Tidak diselesaikan. Dia bilang saya waktu itu, dia nggak lama, sekitar enam bulanan dia bilang sama saya waktu itu ya, dia sudah pulang ke Indonesia. Jadi ya programnya nggak lama,” kata Ikhsan.

Ikhsan juga menceritakan pengalamannya selama dua hari menemani keluarga Gibran berkeliling Sydney.

Ia bertugas membawa mobil yang ditumpangi Gibran bersama istrinya, Selvi Ananda, dan putra sulungnya, Jan Ethes.

“(Paspampres) di kendaraan lain,” ucap Ikhsan.

Sebelumnya, latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka “dikuliti” habis netizen di media sosial.

BACA JUGA :  Desakan Memuncak! Forum Purnawirawan TNI Resmi Dorong Pemakzulan Gibran

Pegiat media sosial Dokter Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, ikut menyoroti klaim Gibran menempuh pendidikan di Management Development Institute of Singapore (MDIS).

“Riwayat pendidikan Gibran sangat problematik, rawan scam, potensial fake. Barusan dapat tambahan data fresh dari Australia yang bikin saya geleng kepala. Negara ini sudah bermusibah dengan Presiden berijazah palsu 10 tahun. Masa kita masih tahan dengan penderitaan 5 tahun ke depan gara-gara amburadulitas pendidikan Wapres?” tulis Dokter Tifa lewat unggahannya di X.

Sindiran pedas lain juga muncul di akun Dokter Tifa.

“Di ruko sebelah mana dia pernah kuliah di Singapore?” Komentar ini muncul setelah beberapa netizen menyebut tidak menemukan nama Gibran dalam daftar resmi mahasiswa di laman Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura, Selasa (23/9/2025).

Unggahan ini memicu gelombang reaksi dari netizen. Banyak yang ramai-ramai mengkritik dan menyoroti pendidikan Wapres Gibran.

“Konoha mmg hebat… ada orang yg dulu mendirikan negara konoha ini, terus anaknya menghancurkan konoha… yg lebih hebatnya cucunya menghabiskan uang negara konoha… terus ada lagi kepala negaranya konoha tercatat punya pendidikan S1 tapi pas dicek eh nggak jelas,” tulis akun @deniduski.

BACA JUGA :  Pengamat Sebut Gibran Sangat Memalukan, Kelihatan Masih Sangat Mentah

“Apa benar ijazah MDIS/Bradford bisa dibeli online?” tanya @MeRakyatbiasa24 sambil menampilkan tangkapan layar jual beli ijazah online.

“Sangat memalukan jika negara lain sampai tahu Indonesia dipimpin oleh orang yg pendidikanx gak jelas & ber-ijazah palsu. Harus ini tdk terjadi jika KPU bekerja dgn benar,” komentar @Sadli_2903.

“Jokowi pikir kalau pake ijazah luar negeri bakal susah dilacak. Tinggal nunggu waktu aja anaknya dimakzulkan,” tulis @MarjanSapr17110.

“Kalau pernah kuliah di Singapore sampai lulus, pasti bahasa Inggrisnya bagus dan lancar. Wakil presiden bisa pidato di forum internasional,” tulis @sah_siddik84135.

“Semakin bohong the series, semakin dikuliti tipis-tipis kebohongannya. Pantas saja setiap ada tamu kenegaraan tidak pernah dilibatkan utk menyambut dan tidak pernah dikirim utk konferensi di luar negeri,” tulis @wisnuputro07.

“Sudah pembohongan publik ini, viralkan terus, DPR dan Presiden hrs segera bertindak, ini membohongi negara,” komentar @rwyndo90.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kayu Ilegal di Luwu Utara Digagalkan, Sopir dan Truk Diamankan Petugas
Jalan Beton Parepare Diduga Ubah Ready Mix, Mutu K250 Diminta Diuji Core Drill
Kejari Kantongi LHP BPK, Kasus Korupsi Jalan Beton Parepare Segera Diekspose
Dalih Operasional MBG, Wanita di Makassar Sikat 19 Mobil Rental Lalu Digadai
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Antrean Truk Mengular di Parepare, Pertamina Cuek: Saya Urus Dalam Pager
Diserang Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Lapor Polisi
Polisi Bongkar Modus Operator SPBU Parepare “Kuras” BBM, Izin Terancam Dicabut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:49 WITA

Kayu Ilegal di Luwu Utara Digagalkan, Sopir dan Truk Diamankan Petugas

Kamis, 17 September 2026 - 18:07 WITA

Jalan Beton Parepare Diduga Ubah Ready Mix, Mutu K250 Diminta Diuji Core Drill

Kamis, 17 September 2026 - 02:40 WITA

Kejari Kantongi LHP BPK, Kasus Korupsi Jalan Beton Parepare Segera Diekspose

Kamis, 17 September 2026 - 02:25 WITA

Dalih Operasional MBG, Wanita di Makassar Sikat 19 Mobil Rental Lalu Digadai

Rabu, 16 September 2026 - 16:16 WITA

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal

Berita Terbaru