Modus Bejat Oknum Polantas, Siswi SMA Dipaksa Oral Seks Gara-gara Ditilang

Selasa, 6 Mei 2025 - 01:45 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Modus Bejat Oknum Polantas, Siswi SMA Dipaksa Oral Seks Gara-gara Ditilang

Foto ilustrasi – Oknum Polantas tilang seorang pengendara motor wanita di tengah jalan raya.

Zonafaktualnews.com – Oknum polisi lalu lintas (Polantas) berinisial Briptu MR di Kota Kupang diduga memaksa siswi SMA berinisial PS untuk melakukan oral seks dengan ancaman denda tilang.

Aksi bejat ini terjadi di Ruang Laka Lantas Satlantas Polresta Kupang pada Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 22.25 WITA.

Korban, seorang pelajar SMA, awalnya ditilang karena mengendarai sepeda motor tanpa SIM.

Alih-alih menindak pelanggaran secara profesional, Briptu MR justru memanfaatkan situasi untuk memuaskan nafsu bejatnya.

BACA JUGA :  Begini Modus Keji Briptu MR Paksa Siswi SMA Oral Seks, Tutup Jendela dan Kunci Pintu

Kronologi Pelecehan dengan Modus Tilang

Menurut laporan internal Polresta Kupang yang dikutip dari rakyatntt.com, kejadian bermula ketika korban dan temannya melintas di Jalan Pemuda sekitar pukul 22.00 WITA. Saat berbelok, mereka dihentikan oleh anggota Polantas.

Karena tidak memiliki SIM, korban dibawa ke Kantor Satlantas. Dalam perjalanan, Briptu MR—yang membonceng korban—memintanya untuk memeluknya.

Sesampainya di kantor, korban diajak masuk ke Ruang Laka Lantas, yang saat itu kosong kecuali mereka berdua.

BACA JUGA :  Buronan Hironimus Adja Dibekuk, Polisi Bongkar Modus Penipuan Proyek di NTT

Di dalam ruangan, Briptu MR menginterogasi korban tentang identitasnya, lalu mengancam dengan denda Rp250.000.

Ia menyatakan bahwa korban pasti tidak mampu membayar, lalu mendekat dan memaksa korban menciumnya.

Setelah korban ketakutan menuruti perintahnya, oknum polisi itu menutup jendela, mengunci pintu, dan memaksa korban melakukan oral seks.

Saat korban menolak, ia menyuruh korban memegang kemaluannya hingga ereksi.

Usai aksi pelecehan, Briptu MR mengancam korban agar tidak melaporkan kejadian tersebut.

Korban akhirnya bercerita kepada teman-temannya, yang mendorongnya untuk melapor ke Divisi Propam Polresta Kupang.

BACA JUGA :  Institusi Polri Tercoreng! Kapolres Ngada Ditangkap Kasus Narkoba dan Asusila

Tindakan Tegas Diperlukan

Jika terbukti bersalah, oknum ini tidak hanya menciderai profesi kepolisian tetapi juga mengeksploitasi ketakutan warga.

Kasus ini harus diselidiki secara transparan untuk memastikan keadilan bagi korban dan memberikan efek jera.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?