Masjid Ashabul Jannah Gelar Salat Idul Adha Perdana di DPK Sulsel

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Ashabul Jannah DPK Provinsi Sulsel untuk pertama kalinya melaksanakan salat Idul Adha 1446 H

Masjid Ashabul Jannah DPK Provinsi Sulsel untuk pertama kalinya melaksanakan salat Idul Adha 1446 H

Zonafaktualnews.com – Masjid Ashabul Jannah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan untuk pertama kalinya melaksanakan salat Idul Adha 1446 H, Jumat, 6 Juni 2025.

Suasana pelaksanaan salat Id sudah terasa sejak memasuki pintu gerbang menuju masjid yang berada di Jalan Sultan Alauddin Km 7 Tala’salapang, Makassar itu.

Ada sebuah spanduk di pasang di situ. Juga panitia yang dengan sigap mengarahkan jamaah untuk menuju masjid yang posisinya berada antara Gedung Perpustakaan Provinsi dan Perpustakaan Multimedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan beberapa hari sebelumnya, sudah beredar flyer, berisi undangan pelaksanaan salat Idul Adha dari Pengurus Masjid Ashabul Jannah. Undangan terbuka itu dilengkapi dengan Google maps sebagai penunjuk titik lokasi.

BACA JUGA :  Demo Pemadaman Listrik di PLN Makassar Ricuh, Massa Terobos Masuk

Khatib dalam salat Idul Adha di Masjid Ashabul Jannah ini adalah ustadz Dr KH Kaswad Sartono, M.Ag, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Dia juga merupakan mantan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar. Sementara imam sholat adalah ustadz Nur Alif Maulana, S.Ag, M.Ag.

Khatib dalam khotbahnya menyampaikan bahwa salat Idul Adha, yang merupakan Rukun Islam ke-5, dilaksanakan oleh umat Muhammad SAW di seluruh dunia.

Khatib kemudian mengajak jamaah mengikuti teladan dari Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS yang ikhlas berkorban.

Disampaikan selama hari tasyrik, umat Islam sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan melaksanakan perintah Allah SWT dan syariat Islam.

BACA JUGA :  Diduga Raba Payudara Siswi, Oknum Guru SD Inpres Mangga Tiga Makassar Dilaporkan

Ibadah kurban juga sebagai bentuk empati dan solidaritas sosial bagi saudara-saudara sesama muslim yang belum beruntung.

Moh Hasan Sijaya, SH, MH, Pustakawan Ahli Utama (Pustama), yang pernah menjabat sebagai Kepala DPK Provinsi Sulawesi Selatan, mengapresiasi semangat staf dan pustakawan, terutama panitia. Sehingga sholad Idul Adha yang pertama kali diadakan ini berjalan lancar.

Meski diakui, mungkin masih ada kekurangan tapi dengan segala daya upaya tetap terlaksana.

Sholat Idul Adha ini dihadiri staf, pustakawan, dan mitra DPK Provinsi Sulawesi Selatan, serta warga sekitar.

Tampak antara lain, Plt Sekdis DPK Provinsi Sulawesi Selatan, Dra Andi Suciati, MM, Kabid Perpustakaan, Drs H Andi Sangkawana, MM, dan pejabat struktural lingkup DPK Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Gegara Gabah Dihambur Anak, IRT di Makassar Duel Pakai Pisau

Juga tampak Pustama, Drs H Andi Irawan Bintang, MT, Nasyidah, S.Sos, M.Si, dan Arsiparis Utama, Dr H Andi Ilham Gazaling. Hadir pula penulis dan pegiat literasi, Rusdin Tompo, serta beberapa pegawai yang sudah purna tugas.

Selesai salat Id, dilanjutkan dengan makan bersama sebagai bentuk semangat kekeluargaan. Beberapa staf dan pustakawan terlihat datang bersama anak-anaknya.

Masjid Ashabul Jannah pada Idhul Adha 2025 ini mengadakan penyembelihan hewan kurban berupa 4 ekor sapi.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru