Maros Kembali Dikepung Banjir, Turikale dan Maros Baru Terparah

Selasa, 11 Februari 2025 - 22:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terkini banjir di Jalan Asoka Pettuadae, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

Kondisi terkini banjir di Jalan Asoka Pettuadae, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

Zonafaktualnews.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menyebabkan banjir besar di 10 kecamatan.

Air yang terus naik membuat sejumlah jalan terputus, menghambat aktivitas warga.

“Saat ini, 10 kecamatan terdampak banjir. Turikale dan Maros Baru mengalami kondisi terparah. Namun, genangan air tidak merata di seluruh wilayah,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Maros, Towadeng, Selasa (11/2/2024).

Adapun kecamatan yang terdampak meliputi Turikale, Maros Baru, Lau, Marusu, Moncongloe, Simbang, Bantimurung, Tompobulu, Camba, dan Tanralili. Ketinggian air di Maros Baru bahkan mencapai 1,5 meter.

BACA JUGA :  Gunung Dikeruk, Hutan Ditebang! GMPH Sulsel Desak Tambang Ilegal di Maros Ditutup

“Sejak pagi tadi, air terus naik. Saat ini, di wilayah Maros Baru ketinggian air mencapai 1,5 meter,” jelas Towadeng.

Banjir juga memutus akses utama di beberapa titik, seperti Jalan Palantikang, Jalan Tekolabbua, dan Jalan Pettarani.

BPBD Maros bekerja sama dengan kepolisian untuk mengalihkan arus lalu lintas guna menghindari kemacetan dan kecelakaan akibat genangan air.

“Beberapa akses jalan yang terputus saat ini adalah Jalan Palantikang, jalur menuju Tekolabbua, dan terbaru Jalan Pettarani sudah tidak bisa dilalui,” tambahnya.

BACA JUGA :  Ulah Komplotan Annar Sampetoding, Warga Sulsel Diteror Uang Palsu

Towadeng menjelaskan bahwa penyebab utama banjir kali ini adalah curah hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari terakhir. Ia memperkirakan situasi bisa semakin memburuk jika hujan tidak mereda.

“Curah hujan yang ekstrem dalam beberapa hari ini menjadi pemicu utama. Hingga saat ini hujan masih turun, dan diperkirakan ketinggian air bisa terus meningkat,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Maros telah mendirikan posko bencana dan menyiapkan petugas untuk evakuasi warga jika diperlukan.

Selain itu, dapur umum juga telah disiapkan guna memenuhi kebutuhan makanan bagi para pengungsi.

BACA JUGA :  ARASKA Mengguncang Barru! Ribuan Massa Tumpah Ruah di Kampanye Akbar

“Kami telah menyiapkan posko induk di kantor BPBD serta dapur umum untuk membantu warga yang terdampak banjir,” pungkas Towadeng.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar akibat banjir yang masih berlangsung.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri
Oknum Guru SD di Takalar Ditangkap Usai Rekam Mahasiswi Tes Urine di Toilet
Kebakaran Gunung Nona Meluas, Hutan Pinus Enrekang Hangus Capai 10 Hektare
Supriyadi Dibusur Geng Motor di Makassar, Anak Panah Menancap di Pelipis
Evaluasi Terus Dilakukan, CFD Boulevard Makassar Terus Bertransformasi Lebih Baik
Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita
Kalah Lomba Minum Ballo, Dg Tolo Terdampar di Rumah Janda

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:07 WITA

2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:06 WITA

Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:32 WITA

Oknum Guru SD di Takalar Ditangkap Usai Rekam Mahasiswi Tes Urine di Toilet

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:34 WITA

Kebakaran Gunung Nona Meluas, Hutan Pinus Enrekang Hangus Capai 10 Hektare

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:23 WITA

Supriyadi Dibusur Geng Motor di Makassar, Anak Panah Menancap di Pelipis

Berita Terbaru