Mantan Danjen Kopassus Bongkar “Dosa Politik” Luhut: Pembohong, Penjilat, dan Serakah

Rabu, 14 Mei 2025 - 01:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase - Mantan Danjen Kopassus Soenarko dan Luhut Binsar Pandjaitan

Foto Kolase - Mantan Danjen Kopassus Soenarko dan Luhut Binsar Pandjaitan

Zonafaktualnews.com – Nama Luhut Binsar Pandjaitan kembali menjadi sorotan tajam setelah mantan Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko, melontarkan kritik pedas terhadap sepak terjangnya di panggung kekuasaan.

Dalam wawancara blak-blakan bersama pakar hukum tata negara Refly Harun yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun berjudul “Blak-blakan Banget! X-Danjen Kopassus Soenarko: Luhut Pembohong & Penjilat!”, Soenarko tidak menahan diri menyebut Luhut sebagai tokoh yang sarat kepentingan pribadi.

“Dia menyebut kami kampungan karena mengusulkan pencopotan Gibran dari jabatan Wapres. Saya tegaskan, Luhut itu pembohong, penjilat, dan sangat serakah,” ujar Soenarko lantang, dikutip Selasa (13/5/2025).

BACA JUGA :  Buni Yani Sebut Forum Purnawirawan TNI Tak Terima Skenario Gibran Gantikan Prabowo

Lebih jauh, Soenarko mengungkit kembali pernyataan Luhut yang sempat meremehkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

“Dia pernah sindir Prabowo dengan mengatakan, ‘tentara yang dipecat kok mau nyalon presiden’. Sikap seperti itu menggambarkan siapa sebenarnya Luhut,” tambahnya.

Soenarko juga membongkar dugaan keterlibatan Luhut dalam bisnis alat kesehatan saat pandemi Covid-19. Ia menyebut Luhut sempat berdalih bahwa aktivitas bisnis tersebut semata demi kegiatan sosial.

BACA JUGA :  Gatot Meledak! Sebut Hercules Preman Berkedok Ormas, Bela Sutiyoso yang Disebut Bau Tanah

“Tapi kemudian dibuktikan tidak hanya untuk sosial. Ketika dikejar, dia diam. Ketahuan kan bohongnya,” kata Soenarko.

Tak hanya itu, isu “Big Data” yang sempat digembar-gemborkan Luhut menjelang Pilpres 2024 juga ikut disorot.

Saat itu, Luhut mengklaim bahwa ratusan juta rakyat Indonesia mendukung Jokowi tiga periode, berdasarkan data besar yang dimilikinya. Namun data tersebut tak pernah muncul ke publik.

BACA JUGA :  Luhut Janji Tindak Tegas Tambang yang Abaikan Lingkungan

“Dia bilang punya Big Data. Tapi ketika diminta bukti oleh Said Didu, dia tak bisa menunjukkan apa-apa. Ketahuan lagi bohongnya,” tandas Soenarko.

Pernyataan Soenarko ini dipandang publik sebagai bentuk kegelisahan sebagian kalangan purnawirawan terhadap dominasi Luhut di pemerintahan serta manuver politiknya yang dinilai melewati batas.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Evaluasi Terus Dilakukan, CFD Boulevard Makassar Terus Bertransformasi Lebih Baik
Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita
Kalah Lomba Minum Ballo, Dg Tolo Terdampar di Rumah Janda
Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk
Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati
Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:30 WITA

Evaluasi Terus Dilakukan, CFD Boulevard Makassar Terus Bertransformasi Lebih Baik

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:25 WITA

Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:46 WITA

Kalah Lomba Minum Ballo, Dg Tolo Terdampar di Rumah Janda

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:58 WITA

Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Kalah Lomba Minum Ballo, Dg Tolo Terdampar di Rumah Janda

Minggu, 16 Agu 2026 - 17:46 WITA