Zonafaktualnews.com – Bencana banjir Sibolga disertai longsor melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, menyebabkan korban jiwa serta kerusakan di sejumlah lokasi.
Hujan deras yang berlangsung sejak Senin (24/11/2025) malam memicu luapan air dan pergerakan tanah pada beberapa titik permukiman, fasilitas umum, serta jaringan listrik dan telekomunikasi.
Polda Sumatera Utara (Sumut) melaporkan data sementara penanganan bencana tersebut.
Hingga Kamis (27/11/2025), tercatat 175 korban, terdiri dari 34 orang meninggal dunia dan 52 warga masih dalam pencarian.
“Dari hasil rekapitulasi sementara, terdapat 175 korban dengan rincian 34 meninggal dunia serta 52 orang masih dalam pencarian,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan.
Menurut laporan hingga Rabu (26/11/2025) pukul 22.00 WIB, terdapat 148 kejadian bencana alam di 12 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Kejadian tersebut meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung.
Dampak besar tercatat di wilayah Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, dan Sibolga.
Sejumlah wilayah melaporkan longsor di banyak titik serta banjir dengan ketinggian air sekitar satu meter.
Ferry menegaskan data masih bersifat sementara karena beberapa daerah belum dapat memberikan laporan lengkap akibat akses jalan terputus dan cuaca yang belum membaik.
Tim Brimob Polda Sumut telah dikerahkan ke Tapanuli Utara untuk membuka jalan yang tertutup material longsor dan membantu evakuasi warga.
Di Sibolga, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap warga yang hilang setelah terseret arus banjir bandang.
Upaya pencarian dan pendataan terus dilakukan di wilayah terdampak seiring kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok





















