Kolam Renang Hotel Claro Kembali Makan “Tumbal”, Bocah 6 Tahun Tewas Tanpa Pengawasan

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolam Renang Hotel Claro Makassar (Foto Hotel Claro)

Kolam Renang Hotel Claro Makassar (Foto Hotel Claro)

Zonafaktualnews.com – Tragedi kelam kembali menghantui kolam renang Hotel Claro Makassar. Peristiwa tujuh tahun lalu seorang anak perempuan bernama Aliyah Ramadhani tenggelam di kolam yang sama, kini giliran bocah 6 tahun berinisial MR yang menjadi korban.

Pada Sabtu (3/5/2025), MR ditemukan tak bernyawa di kolam renang hotel, menjadikannya “tumbal” kedua dari tragedi yang sama.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WITA, ketika MR ditemukan tenggelam tanpa ada yang menyadari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun dilarikan ke Rumah Sakit Islam Faisal, nyawa korban sudah tidak tertolong. Dokter yang menangani korban menyatakan bahwa MR sudah meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit.

BACA JUGA :  Kasus Bocah Tewas di Kolam Renang Claro Disorot, F-KRB: Ini Kelalaian dan “Mandul Tindakan”

“Anak tersebut sudah meninggal sebelum dibawa ke sini,” ungkap salah seorang dokter IGD yang menangani korban, menambah keperihan atas kegagalan penyelamatan yang terjadi.

Yang lebih memprihatinkan adalah sikap manajemen Hotel Claro yang terkesan mengabaikan peristiwa ini. Beberapa upaya media untuk menghubungi pihak manajemen tak membuahkan hasil.

Tiga nomor pejabat yang dihubungi juga tidak memberikan keterangan, seakan berusaha menutup-nutupi kejadian tersebut.

BACA JUGA :  Dokter RS Islam Faisal Bantah Tutupi Kasus Bocah Tenggelam di Kolam Renang Hotel Claro

Sebagai tambahan, informasi yang menyebutkan bahwa korban dibawa ke RS Paramount ternyata terbukti salah.

Pihak RS Paramount dengan tegas membantah klaim tersebut, mengatakan tidak ada pasien dari Hotel Claro yang diterima.

“Tidak ada pasien dari Hotel Claro yang kami terima,” tegas petugas IGD RS Paramount.

Kelalaian pengawasan di kolam renang hotel menjadi sorotan utama. Beberapa keluarga korban bahkan menyayangkan tidak adanya pengawasan dari lifeguard yang seharusnya berada di pos untuk menjaga keselamatan pengunjung.

“Hotel Claro harus bertanggung jawab atas kelalaian ini. Kalau ada pengawasan yang lebih ketat, tragedi ini bisa saja dicegah,” ujar salah seorang kerabat korban dengan penuh penyesalan.

BACA JUGA :  Pilwalkot Makassar Memanas! Inilah Hasil Pengundian Nomor Urut Paslon

Kolam renang Hotel Claro kembali “memakan tumbal”—kelalaian yang berulang kembali merenggut nyawa seorang anak yang tidak bersalah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen hotel belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tragis ini, menyisakan tanya besar tentang keamanan dan tanggung jawab mereka terhadap keselamatan pengunjung.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros
HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk
Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU
Tak Puas Dibui, Kakak Korban Penyekapan Minta Mata Taufik Sontoloyo Dicungkil
14 Kapolres di Sulsel Dikocok Ulang, Gowa, Maros hingga Toraja Ganti Nakhoda
40 Tahun Mengabdi, Guru Ijah Jadi Simbol Kesenjangan dalam Realisasi Anggaran MBG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:54 WITA

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:42 WITA

HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WITA

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40 WITA

Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU

Berita Terbaru