Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara Dicokok Usai Bandar Sabu Bernyanyi

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:14 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ilustrasi Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara ditangkap terkait setoran Bandar sabu

Ilustrasi Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara ditangkap terkait setoran Bandar sabu

Zonafaktualnews.com – Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara dicokok usai bandar sabu bernyanyi.

Penangkapan dua pejabat di satuan narkoba itu menjadi babak baru penindakan internal di tubuh Polri, khususnya di wilayah Sulsel.

Kasat Narkoba Polres Toraja Utara, AKP Arifan Efendi, diamankan oleh Polda Sulsel bersama seorang anggota berinisial N yang menjabat Kanit Narkoba.

Keduanya diduga terkait praktik setoran rutin dari bandar narkoba yang kini telah lebih dulu ditangkap.

Kasus ini mencuat dari pengembangan penangkapan bandar berinisial ET alias O.

BACA JUGA :  Viral Kasus "86" Narkoba di Makassar dan Wajo, Berita 404, Oknum Polisi Tidak Diproses?

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sabu seberat 100 gram. Namun perkara tak berhenti di situ.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan, ET mulai “bernyanyi” dan mengungkap dugaan adanya aliran dana kepada oknum aparat.

ET mengaku menyetor uang sebesar Rp13 juta setiap pekan agar bisnis haramnya berjalan mulus tanpa hambatan. Praktik tersebut diduga berlangsung sejak September 2025.

Menindaklanjuti pengakuan itu, Bidang Propam langsung bergerak. Kabid Propam Polda Sulsel, Zulham Efendy, membenarkan bahwa kedua oknum tersebut telah ditempatkan dalam Penempatan Khusus (Patsus) untuk kepentingan pemeriksaan.

BACA JUGA :  Kapolrestabes Makassar Pastikan Oknum Polisi Polsek Manggala Akan Ditindak

Keduanya kini berada di Mapolda Sulsel dan menjalani interogasi intensif guna mendalami dugaan pelanggaran kode etik berat maupun kemungkinan unsur pidana.

Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto, menyatakan bahwa anggotanya masih berstatus terperiksa. Proses pendalaman terhadap bukti dan aliran dana masih berlangsung.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menegaskan komitmen institusi dalam memberantas narkoba tanpa pandang bulu.

BACA JUGA :  Viral Video Oknum Polisi Diduga Teler, Ngaku Sedang Jalankan Tugas Penyamaran

“Tidak ada toleransi dan tidak ada perlakuan istimewa,” tegas Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Johnny menekankan, siapa pun anggota Polri yang terbukti terlibat jaringan narkotika akan diproses hukum.

“Tidak ada impunitas terlebih bagi individu Polri,” ujarnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:44 WITA

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Berita Terbaru