Kapolrestabes Makassar Pastikan Oknum Polisi Polsek Manggala Akan Ditindak

Minggu, 3 Agustus 2025 - 11:26 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kapolrestabes Makassar Pastikan Oknum Polisi Polsek Manggala Akan Ditindak

Foto Kolase – Kapolretabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana dan Oknum Polisi Polsek Manggala

Zonafaktualnews.com – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memastikan oknum polisi di Polsek Manggala yang diduga membentak guru SD Negeri Borong akan ditindak jika terbukti bersalah.

“Sudah langsung saya minta kasi propam untuk melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” ujar Arya yang dikonfirmasi zonafaktualnews.com melalui WhatsApp, Minggu (3/8/2025).

“Kalau terbukti akan kita tindak tegas. Tadi malam yang bersangkutan sudah diperiksa. Mungkin hari ini atau besok kita akan periksa pelapornya,” tambahnya.

Arya menegaskan, pemeriksaan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan informasi.

“Supaya ada keseimbangan berita. Biar bagaimana kita harus dengar dari dua belah pihak dan saksi yang ada saat di TKP,” pungkas Arya.

Kasus ini bermula ketika EB, seorang guru di SD Negeri Borong, menjadi korban pencurian di sekolahnya pada Jumat (1/8/2025).

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria berjaket hitam, celana panjang, masker, dan ransel masuk ke ruang guru lalu mengambil tas milik EB.

BACA JUGA :  Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara Dicokok Usai Bandar Sabu Bernyanyi

Pelaku terlihat kabur dengan sepeda motor matic putih. Plat nomor kendaraan buram dan pelaku mengenakan helm full face gelap, menyulitkan identifikasi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00–12.00 Wita, menjelang salat Jumat.

Akibat kejadian itu, EB kehilangan satu laptop, satu ponsel, dompet, KTP, STNK, dan ATM.

“Pada pelaporan di hari pertama, pelayanan di Polsek Manggala sangat bagus. Tapi kata mereka, saya diminta bawa dos HP dan dos laptop ke kantor polisi,” ujar EB.

EB mengatakan dos laptop sudah tidak ada, namun ia masih memiliki kwitansi pembelian.

“Intinya saya mau urus KTP, jadi saya harus ambil surat keterangan hilang dulu. Mau dia proses atau tidak, itu soal belakangan,” tambahnya.

Pada hari kedua saat ia kembali ke Polsek Manggala, EB mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.

 “Awalnya saya beri salam, terus dia jawab ‘apa’. Baru saya bilang mau buat surat kehilangan. Terus polisi itu tanya lagi, ‘apa-apa yang hilang?’ Lalu saya sebut semua: KTP, kartu ATM, STNK, dan laptop,” kata EB.

BACA JUGA :  Terekam CCTV, Pencuri Gondol Tas Berisi Laptop di SDN Borong Makassar

Menurut EB, nada bicara polisi itu keras.

“Baru polisi itu bilang, ‘apakah mau diurus?’ sambil membentak. Baru bilang ‘tidak begitu caranya melayani pak’. Disituma jengkel baru keluar kah, baru keluarki juga itu polisi. Baru dia bilang, ‘Siapako? Tidak penting dilayani, tidak pentingjako’,” kenangnya.

Bahkan, EB mengaku ditunjuk-tunjuk.

“Sambil na tunjuk-tunjuki kah. Bilangji saya yang bikin surat keterangan hilang, bilang begitu tadi di ruangannya,” ujarnya.

EB menegaskan kekecewaannya atas perilaku tersebut.

“Saya kecewa, dengan cara dia bertanya itu kurang simpatik. Tidak mencerminkan seorang pelayan masyarakat. Sedangkan dia kan tugasnya melayani mengayomi masyarakat,” ungkapnya.

“Saya ini seorang pendidik, kurasa malu-malu dengar begitu modelnya itu polisi dalam keadaan marah-marah,” sambung EB.

EB pun berencana melapor ke Polrestabes Makassar.

“Ada banyak kabar saya dengar, dan saya juga mengalami dengan teman saya, bahwa kasus pencurian yang dilaporkan tak pernah diproses oleh mereka, jadi percumajie,” katanya.

BACA JUGA :  Kapolrestabes Makassar Klaim Polisi Ada Meski Gedung DPRD Dibakar Massa

Sementara itu, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’Longan yang dikonfirmasi by phone Sabtu (2/8/2025) mengatakan, EB justru marah-marah saat ditanya apa yang hilang.

“Jadi kata anggota saya, ketika EB ditanya ‘apa-apa yang hilang’, dia malah marah-marah. Padahal anggota saya bertanya seperti itu supaya bisa diketik laporannya. Dia marah akhirnya pergi keluar,” jelas Semuel.

Kompol Semuel juga mempersilakan EB datang langsung ke Polsek.

“Arahkan saja dia ke sini. Tapi saya minta jangan sampai ketika dia datang dan saya tanya-tanya, lalu dia marah-marah. Jadi saya tunggu, kalau dia mau datang nanti saya yang layani,” tegas Semuel.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?

Berita Terbaru