Kaesang Terpilih Lagi, Pengamat Sebut PSI Jadi Wajah Dinasti Politik Jokowi

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaesang Pangarep (Ist)

Kaesang Pangarep (Ist)

Zonafaktualnews.com – Terpilihnya kembali Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memicu kritik dari kalangan pengamat politik.

Peneliti senior Citra Institute, Efriza, menyebut kemenangan Kaesang dengan perolehan suara 65,28 persen menunjukkan kuatnya pengaruh Joko Widodo dan keluarganya dalam tubuh PSI.

Menurut Efriza, hasil e-voting yang diumumkan dalam Kongres PSI di Graha Saba Buana, Solo, menjadi bukti bahwa kader PSI tak menginginkan perubahan dan justru memperkuat kesan bahwa partai tersebut bergantung penuh pada Jokowi dan keluarganya.

“Keterpilihan Kaesang yang tinggi menandakan PSI telah menjelma menjadi wajah dinasti politik keluarga Jokowi. Tanpa Jokowi dan keluarganya, partai ini dianggap tak mampu bersaing dengan partai-partai lain,” ujar Efriza kepada wartawan, Sabtu (19/7/2025).

Lebih lanjut, Efriza menilai citra PSI sebagai partai modern yang awalnya digerakkan oleh anak-anak muda, kini mulai memudar.

PSI disebut telah meninggalkan karakter khasnya yang penuh gagasan segar dan semangat idealisme.

“Dulu PSI tampil sebagai partai alternatif, mencerminkan semangat anak muda dan terobosan baru. Tapi sekarang, gaya politiknya cenderung dikuasai lingkaran kekuasaan dekat Jokowi,” katanya.

BACA JUGA :  Rizal Ramli Sebut Jokowi Gagal : Tampang Merakyat, Hati Oligarki

Ia juga menyoroti bahwa PSI makin menjauh dari nilai-nilai ideologis. Bahkan, menurut Efriza, Jokowi tidak lagi hanya dijadikan ikon oleh PSI, tetapi sudah masuk ke tahap dikultuskan secara politik.

“Ada tanda-tanda bahwa PSI kini tak lagi menjadi partai ideologis. Yang lebih mengkhawatirkan, Jokowi dikultuskan oleh internal partai, bukan sekadar dijadikan simbol,” ucapnya.

Efriza memprediksi bahwa kepemimpinan Kaesang akan memanaskan konstelasi politik nasional. Mereka yang selama ini berseberangan dengan Jokowi diperkirakan akan lebih gencar menyerang PSI, yang kini semakin diasosiasikan sebagai perpanjangan tangan kekuasaan keluarga Presiden.

BACA JUGA :  Ucapan Netralitas Jokowi Tak Bisa Dipercaya, Netizen : Pendusta

“PSI akan jadi sasaran kritik tajam dari oposisi. Wajah partai itu tidak akan memperoleh simpati, justru akan terus disorot dan dikritisi publik,” pungkasnya.

Diketahui, dalam pemungutan suara internal PSI, Kaesang berhasil unggul jauh dari dua kandidat lainnya, yakni Ronald A. Sinaga yang memperoleh 22,23 persen suara dan Agus Mulyono Herlambang dengan 12,49 persen.

Kaesang pun akan melanjutkan kepemimpinan partai hingga tahun 2030.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros
HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk
Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU
Tak Puas Dibui, Kakak Korban Penyekapan Minta Mata Taufik Sontoloyo Dicungkil
14 Kapolres di Sulsel Dikocok Ulang, Gowa, Maros hingga Toraja Ganti Nakhoda
40 Tahun Mengabdi, Guru Ijah Jadi Simbol Kesenjangan dalam Realisasi Anggaran MBG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:54 WITA

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:42 WITA

HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WITA

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40 WITA

Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU

Berita Terbaru