Kaesang Terpilih Lagi, Pengamat Sebut PSI Jadi Wajah Dinasti Politik Jokowi

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:56 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kaesang Terpilih Lagi, Pengamat Sebut PSI Jadi Wajah Dinasti Politik Jokowi

Kaesang Pangarep (Ist)

Zonafaktualnews.com – Terpilihnya kembali Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memicu kritik dari kalangan pengamat politik.

Peneliti senior Citra Institute, Efriza, menyebut kemenangan Kaesang dengan perolehan suara 65,28 persen menunjukkan kuatnya pengaruh Joko Widodo dan keluarganya dalam tubuh PSI.

Menurut Efriza, hasil e-voting yang diumumkan dalam Kongres PSI di Graha Saba Buana, Solo, menjadi bukti bahwa kader PSI tak menginginkan perubahan dan justru memperkuat kesan bahwa partai tersebut bergantung penuh pada Jokowi dan keluarganya.

“Keterpilihan Kaesang yang tinggi menandakan PSI telah menjelma menjadi wajah dinasti politik keluarga Jokowi. Tanpa Jokowi dan keluarganya, partai ini dianggap tak mampu bersaing dengan partai-partai lain,” ujar Efriza kepada wartawan, Sabtu (19/7/2025).

BACA JUGA :  Beda Nasib, Jokowi Sebut IKN 'Kota Jin Buang Anak', Tak Dihukum Edy Mulyadi Dipenjara

Lebih lanjut, Efriza menilai citra PSI sebagai partai modern yang awalnya digerakkan oleh anak-anak muda, kini mulai memudar.

PSI disebut telah meninggalkan karakter khasnya yang penuh gagasan segar dan semangat idealisme.

“Dulu PSI tampil sebagai partai alternatif, mencerminkan semangat anak muda dan terobosan baru. Tapi sekarang, gaya politiknya cenderung dikuasai lingkaran kekuasaan dekat Jokowi,” katanya.

Ia juga menyoroti bahwa PSI makin menjauh dari nilai-nilai ideologis. Bahkan, menurut Efriza, Jokowi tidak lagi hanya dijadikan ikon oleh PSI, tetapi sudah masuk ke tahap dikultuskan secara politik.

BACA JUGA :  Pamer Foto Reuni, Jokowi Dikuliti Netizen Raja Drama: “Harusnya ke-40, Bukan 45”

“Ada tanda-tanda bahwa PSI kini tak lagi menjadi partai ideologis. Yang lebih mengkhawatirkan, Jokowi dikultuskan oleh internal partai, bukan sekadar dijadikan simbol,” ucapnya.

Efriza memprediksi bahwa kepemimpinan Kaesang akan memanaskan konstelasi politik nasional. Mereka yang selama ini berseberangan dengan Jokowi diperkirakan akan lebih gencar menyerang PSI, yang kini semakin diasosiasikan sebagai perpanjangan tangan kekuasaan keluarga Presiden.

“PSI akan jadi sasaran kritik tajam dari oposisi. Wajah partai itu tidak akan memperoleh simpati, justru akan terus disorot dan dikritisi publik,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Prabowo Tegaskan Kesiapan Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Diketahui, dalam pemungutan suara internal PSI, Kaesang berhasil unggul jauh dari dua kandidat lainnya, yakni Ronald A. Sinaga yang memperoleh 22,23 persen suara dan Agus Mulyono Herlambang dengan 12,49 persen.

Kaesang pun akan melanjutkan kepemimpinan partai hingga tahun 2030.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa
Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA
MK Dianggap “Cuci Tangan” Tolak Diskualifikasi Gibran, Bola Panas ke DPR?
Asyik Chatting Sambil Tertawa, Istri di Konsel Dibunuh Suami Usai Ucap “Sudah Ada Pacar”

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WITA

PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WITA

Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa

Berita Terbaru