Israel Mulai Bangkrut, Minta Donasi Perang ke Warga

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel Mulai Bangkrut, Minta Donasi Perang ke Warga

Israel Mulai Bangkrut, Minta Donasi Perang ke Warga

Zonafaktualnews.com – Israel mulai bangkrut dan meminta donasi perang ke warga.

Kebijakan ini disampaikan oleh Kementerian Keuangan Israel yang memperbolehkan untuk menerima sumbangan perang dari warga.

Yakni memperbolehkan individu swasta dan yayasan filantropi memberikan dana langsung kepada pemerintah, bukan kepada LSM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumen tersebut ditulis untuk mengatur proses donasi sesuai dengan aturan administrasi dan integritas yang baik.

Dan hal itu telah dikeluarkan pada bulan lalu dan didasarkan pada proposal yang dirancang oleh Kemenkeu Israel dalam beberapa tahun terakhir namun belum diadopsi.

BACA JUGA :  Zionis Israel Bombardir Warga Gaza di Wilayah RS Indonesia

^Pendorong dikeluarkannya arahan ini adalah gelombang besar permintaan yang dimulai pada awal perjuangan dari orang-orang yang ingin menyumbang kepada pemerintah,” kata sumber-sumber di kementerian yang dikutip dari Haarezt, Jumat (10/11/2023)

Pihaknya juga melarang donasi kepada LSM karena mereka percaya bahwa pemerintahlah yang paling mengetahui prioritas yang tepat dan juga beroperasi dengan transparansi.

BACA JUGA :  Tragis, Tahun Pelajaran 2023-2024 di Gaza Berakhir Seluruh Siswa Terbunuh

Pedoman tersebut akan berlaku hingga akhir tahun meski Kemenkeu Israel menyebut “pemerintah diperbolehkan untuk memperpanjang masa berlakunya”.

Dalam dokumen itu, jumlah donasi pum telah ditentukan, maksimum 360.000 shekel atau sekitar Rp1,4 miliar untuk organisasi bisnis dan 500.000 shekel (Rp2 miliar) untuk nirlaba.

Kemenkeu Israel juga telah memasukkan celah yang memungkinkan persetujuan sumbangan yang lebih besar.

Di lain tempat, kritikan juga muncul di mana dikatakan hal itu akan membuka pintu bagi pengaruh luar yang tidak pantas mengambil keuntungan dari niat baik masyarakat.

BACA JUGA :  Ramadan di Gaza Berubah Jadi Neraka, Israel Renggut Nyawa Wanita dan Bocah Ingusan

“Karena perang, ada peluang untuk berikan pengaruh yang tidak pantas terhadap pegawai negeri di sini,” kata seorang sumber.

“Tidak dapat diterima jika sebuah negara dengan anggaran pemerintah yang besar meminta sumbangan untuk kegiatan yang dapat dan harus dibiayainya. Masalahnya bukanlah uang, itu adalah prioritas pemerintah,” ujar sumber lain.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas
Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap
Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras
Gempa 7,6 Guncang Jepang Timur Laut, Tsunami hingga 3 Meter Ancam Pesisir
Konflik Sudan Makin Brutal, Ratusan Warga Tewas Dibantai Pasukan RSF

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:38 WITA

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:00 WITA

Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:08 WITA

Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap

Berita Terbaru