Gudang Garam Bantah PHK Karyawan, Netizen: “Pensiun Dini Itu Bahasa Halus”

Selasa, 16 September 2025 - 22:02 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Gudang Garam Bantah PHK Karyawan, Netizen: “Pensiun Dini Itu Bahasa Halus”

Tangkapan layar video – Suasana perpisahan pegawai PT Gudang Garam yang terkena PHK massal.

Zonafaktualnews.com – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) dibantah oleh PT Gudang Garam Tbk, menyusul viralnya video perpisahan ratusan karyawan yang memicu spekulasi PHK massal.

Video itu memperlihatkan momen haru karyawan yang meninggalkan perusahaan setelah bertahun-tahun bekerja, sehingga menimbulkan perhatian publik.

Direktur & Corporate Secretary Gudang Garam, Heru Budiman, menegaskan bahwa 309 karyawan yang meninggalkan perusahaan bukan karena PHK, melainkan melalui mekanisme pensiun normal, pensiun dini secara sukarela, dan berakhirnya kontrak kerja sesuai ketentuan.

“Berkenaan dengan pemberitaan di media massa mengenai PHK massal terhadap ratusan karyawan, dengan ini kami sampaikan bahwa sebenarnya yang terjadi bukan PHK massal, melainkan proses pelepasan 309 karyawan secara normatif, melalui mekanisme pensiun normal dan pensiun dini secara sukarela, serta berakhirnya kontrak kerja sesuai batas waktu kontrak kerja,” kata Heru.

BACA JUGA :  Bikin Salfok! Wanita Pemakai Sabu Mencuri Perhatian Netizen: "Masih On"

Heru menambahkan, operasional perusahaan tetap berjalan normal dari produksi hingga distribusi, dan kejadian ini tidak berdampak pada kelangsungan usaha maupun kondisi keuangan perseroan.

Semua hak karyawan yang dilepas telah diberikan sesuai ketentuan perundang-undangan. Perusahaan juga terus berinovasi, termasuk meluncurkan produk baru pada 2024 untuk menyesuaikan daya beli konsumen.

Meski begitu, klarifikasi PT Gudang Garam Tbk tak lantas meredam reaksi netizen. Beberapa komentar ramai di media sosial.

“Pensiun Dini Itu Bahasa Halus,” tulis komentar salah seorang netizen, Selasa (16/9/2025).

“PHK Massal itu Bahasa halus nya hehe,” timpal netizen lainnya.

“Perusahaan swasta tdk mengenal istilah pensiun dini,” timpal netizen lainnya.

“Pensiun Dini termasuk PHK,” cetus netizen lainnya.

“Gudang Garam masih kuat juga punya bandara sendiri,” tulis yang lainnya.

“Cukai rokok selama Srimul terlalu tinggi, sampai harga rokok jadi mahal, jadi nya rokok ilegal tanpa bayar cukai merajalela. Siapa yg modalin rokok ilegal? atau siapa kasi ijin impor?” tanya netizen lainnya.

Sebelumnya, video viral itu menampilkan pesan haru seorang mantan karyawan yang telah bekerja 14 tahun di Gudang Garam.

BACA JUGA :  Netizen Soroti Video Penangkapan Saipul Jamil : Ini Emang SOP Begini?

“14 tahun sudah perjalanan bersama PT Gudang Garam. Bukan hal yang mudah menerima keputusan PHK ini, karena di sinilah saya belajar, bertumbuh, dan menemukan keluarga kedua,

Terima kasih untuk semua kenangan, kerja sama, dan persahabatan yang terjalin. Semoga langkah kita semua tetap dimudahkan Tuhan, dan semoga perusahaan terus maju,” tulisnya dalam unggahan di TikTok akun adion._87.

Kendati demikian, istilah “pensiun dini” tetap dianggap oleh netizen sebagai bahasa halus PHK, sehingga perdebatan publik pun terus ramai.

BACA JUGA :  Anak Polisi Ngaku Kebal Hukum, Netizen: Mustahil Dipidana, Ortu Berpangkat

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?