Geger! Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus AS

Jumat, 5 April 2024 - 16:40 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Geger! Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus AS

Geger! Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus AS (Foto Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Gerhana Matahari total akan terjadi pada Senin, 8 April 2024.

Di media sosial seperti YouTube dan TikTok banyak orang percaya bahwa 8 April mungkin benar-benar merupakan akhir dunia.

Salah satu klaim paling umum yang beredar dalam beberapa bulan terakhir adalah bahwa gerhana matahari akan melewati enam hingga 8 kota bernama Nineveh di Amerika Serikat dan Kanada.

Salah seorang TikTokers bahkan telah membuat peta yang mengklaim menunjukkan jalur totalitas yang melintasi kota-kota ini.

Niniwe adalah kota yang dikunjungi oleh Nabi Yunus yang hidup pada abad ke-8 SM karena penduduk kota tersebut telah menyimpang.

BACA JUGA :  Gerhana Matahari Total Diklaim Sebagai Kiamat dan Munculnya Imam Mahdi?

Pada kenyataannya, jalan totalitas tidak melalui enam, tujuh, atau delapan kota bernama Niniwe.

Realitasnya hanya melewati dua kota bernama Nineveh, di Ohio dan Indiana, yang tentunya membuat klaim bahwa ini adalah tanda dari Tuhan terdengar tidak terlalu menakutkan.

Sejumlah orang meyakini bahwa pada saat Nabi Yunus berada di kota tersebut terjadi gerhana matahari dan menghubungkan peristiwa tersebut dengan apa yang terjadi kepada orang Amerika modern pada 8 April 2024 mendatang.

Kini, McClellan, seorang ahli Alkitab yang sering menjawab pertanyaan di TikTok tentang sejarah agama, telah membuat video yang menjelaskan mengapa klaim nubuatan ini tidak masuk akal, bahkan dari sudut pandang Alkitab.

BACA JUGA :  Geger, Bumi Bakal Gelap Total Selama 3 Hari Pada 8 April 2024

“Siapa pun yang mengatakan bahwa kota-kota ini berada di jalur totalitas berarti berbohong tentang lokasinya atau telah memanipulasi jalur totalitas,” kata McClellan dalam video yang beredar dikutip pada Jumat (4/3/2024).

Sedangkan dalam Islam, Nabi Yunus AS diutus oleh Allah SWT untuk berdakwah kepada penduduk di Ninawa (Mosul, Irak) supaya menyembah Allah.

Namun, dakwahnya itu mendapatkan pertentangan dan penolakan sehingga beliau marah dan pergi.

Melansir dari NU Online, Nabi Yunus kemudian menaiki kapal tapi malah oleng dan harus mengurangi beban muatan dengan cara membuang barang bawaan serta satu orang penumpang. Beliau terpaksa menjadi penumpang yang dibuang.

BACA JUGA :  12 Agustus 2026 Terjadi Gerhana Matahari Total, Ini Wilayah yang Dilintasi

Nabi Yunus AS kemudian ditelan oleh ikan paus sehingga ia harus bertahan di dalam perut ikan selama 40 hari dalam kegelapan yang nyata, yaitu gelapnya malam, gelapnya dasar lautan, dan gelapnya perut ikan. Karena itu, tidak ada kaitannya dengan GMT yang terjadi di 2024.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Langit Kotim “Muntah” Benda Asing? Cangkang Logam Raksasa Bikin Heboh
Merinding, Langit Palangka Raya Berubah Oranye Pekat Bak Film Kiamat
Ngeri! Rongga Bara Karhutla Kalteng Menganga, Muncul Lubang Api Bawah Tanah
Viral Video AI Prof Djokosoetono di Medsos, dr Mintarsih Buka Borok Blue Bird
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Heboh, Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terciduk “Adu Kelamin” di Ruang Kelas
Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Gubernur Sulsel Dikuliti Netizen, Anggaran Sewa Bunga Rp1 Miliar Disoal