Diduga Ada Pembiaran, Truk Overkapasitas di Takalar Lepas dari Pengawasan

Senin, 18 Agustus 2025 - 01:01 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto ilustrasi – Truk overkapasitas marak melintas di Jalan poros Takalar

Foto ilustrasi – Truk overkapasitas marak melintas di Jalan poros Takalar

Zonafaktualnews.com – Jalan poros Takalar kini ramai dikeluhkan pengendara akibat maraknya truk pengangkut tebu dengan muatan berlebih.

Kehadiran truk-truk overkapasitas ini bukan hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dinilai sebagai ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.

Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya pembiaran, sebab truk-truk bermuatan berlebih tersebut tetap bebas melintas tanpa pengawasan memadai dari aparat terkait.

BACA JUGA :  Istri Ungkap Dugaan Ancaman Sebelum Pengacara di Bone Ditembak “Pembunuh Bayaran”

Ketua Umum Federasi Rakyat Indonesia (FRI), Sulla, menegaskan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai persoalan ini.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar truk mengangkut tebu melebihi kapasitas (overload) dan berpotensi memicu kecelakaan fatal.

“Ini bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, ini ancaman nyawa. Kami minta Satlantas Polres Takalar jangan tinggal diam,” tegas Sulla, Sabtu (16/8/2025).

Sulla mengultimatum, jika dalam waktu 2×24 jam sejak rilis pernyataan ini tidak ada langkah nyata dan tegas dari Satlantas, pihaknya akan menggelar aksi besar di Mapolda Sulsel dan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel.

BACA JUGA :  Penanganan Kasus Tak Profesional, H. Suradi Soroti Kinerja Penyidik Subdit 3 Polda Sulsel

Aksi tersebut akan menuntut pencopotan Kasat Lantas Polres Takalar.

“Kalau mereka tidak bergerak, kami yang akan bergerak. Target kami jelas: copot Kasat Lantas Polres Takalar,” ujar Sulla lantang.

Desakan ini semakin memperkuat tuntutan agar kepolisian segera menertibkan dan menindak tegas truk-truk overkapasitas, demi menjamin keselamatan pengendara serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah Takalar.

BACA JUGA :  18 Tersangka Destructive Fishing Ditangkap, 571 Kg Daging Penyu Ikut Disita Polda Sulsel

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Berita Terbaru