Demi Konten, Influencer Kuliner Asal Filipina Tewas Usai Santap “Kepiting Setan”

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:33 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto Kolase - Influencer Filipina, Emma Amit saat menyantap “kepiting setan”

Foto Kolase - Influencer Filipina, Emma Amit saat menyantap “kepiting setan”

Zonafaktualnews.com – Seorang influencer kuliner asal Filipina, Emma Amit (51), meninggal dunia setelah mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai “kepiting setan” atau devil crab.

Hidangan tersebut disantapnya usai membuat konten makanan laut bersama teman-temannya.

Peristiwa itu terjadi pada 4 Februari 2026 lalu di kawasan hutan bakau dekat rumahnya di Puerto Princesa, Palawan.

Dalam video yang beredar, Emma terlihat memanen berbagai hasil laut sebelum mengolahnya menjadi sajian seafood, termasuk siput laut yang dimasak dengan santan dan biota laut lainnya untuk hidangan bouillabaisse.

Sehari setelah menyantap makanan tersebut, kondisi Emma dilaporkan memburuk drastis. Warga menyebut ia mengalami kejang-kejang saat dilarikan ke klinik setempat.

Keadaannya terus menurun hingga harus dirujuk ke rumah sakit. Saat tak sadarkan diri, bibirnya dilaporkan berubah biru tua.

Meski tim medis telah berupaya maksimal, Emma dinyatakan meninggal dunia pada 6 Februari, tepat dua hari setelah mengonsumsi hidangan tersebut.

Kepala Desa Luzviminda, Laddy Gemang, mengaku terkejut atas insiden itu. Ia bahkan mempertanyakan keputusan korban yang diketahui tinggal di kawasan pesisir dan memahami kehidupan laut.

“Ini sungguh menyedihkan karena seharusnya mereka sudah tahu,” ratapnya.

“Mereka tinggal di pinggir laut, jadi saya tahu mereka paham bahwa kepiting setan ini berbahaya untuk dimakan. Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung.”

Petugas desa yang dikirim ke rumah korban menemukan cangkang kepiting berwarna cerah di tempat sampah. Dugaan keracunan pun mengarah pada biota laut tersebut.

Kepiting setan diketahui hidup di wilayah terumbu karang Indo-Pasifik dan mengandung campuran neurotoksin mematikan seperti saxitoxin dan tetrodotoxin, racun yang juga ditemukan pada ikan buntal. Zat tersebut dapat melumpuhkan sistem saraf dalam waktu singkat.

Menanggapi kejadian itu, Gemang mengingatkan warganya agar tidak mengonsumsi hewan laut tersebut.

“Kepada warga Puerto Princesa, saya mendesak kalian untuk lebih waspada,” peringat Gemang.

“Jangan makan kepiting setan yang berbahaya ini karena mereka telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan berjudi dengan nyawa kalian.”

Pihak berwenang setempat juga memantau kondisi rekan-rekan korban untuk memastikan tidak ada gejala keracunan lanjutan.

Kepergian Emma meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya. Beverly Villanueva, sahabat korban, mengaku sangat terpukul.

“Kamu sudah seperti kakak perempuan bagiku,” tulisnya.

“Aku akan selalu merindukanmu. Aku tahu kamu belum ingin pergi karena masih banyak rencana dalam hidup, tapi mengapa? Itu adalah pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab, karena kamu sudah tiada.”

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon
Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi
Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian
Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas
Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:21 WITA

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon

Selasa, 15 September 2026 - 16:09 WITA

Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi

Selasa, 15 September 2026 - 01:28 WITA

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?

Selasa, 15 September 2026 - 01:06 WITA

Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Selasa, 15 September 2026 - 00:12 WITA

Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas

Berita Terbaru