Cak Imin Slepet Ketidakadilan dalam Debat Cawapres

Sabtu, 23 Desember 2023 - 02:02 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Cak Imin Slepet Ketidakadilan dalam Debat Cawapres

Cak Imin Slepet Ketidakadilan dalam Debat Cawapres

Zonafaktualnews.com – Cak Imin atau Muhaimin Iskandar slepet ketidakadilan pemerataan ekonomi dalam debat cawapres pada Jumat (22/12/2023).

Cawapres nomor urut 1 ini tampil percaya diri dalam debat yang digelar KPU RI di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.

Debat cawapres tersebut mengangkat tema ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital.

Yakni keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

BACA JUGA :  Ketua KPU ODGJ? Jokowi Boleh Kampanye Tapi Harus Izin Presiden

Dalam debat cawapres, Cak Imin  menyinggung belum meratanya perekonomian di masyarakat.

“Bayangkan 100 orang Indonesia kekayaannya di atas 100 juta jumlah penduduk Indonesia. Artinya ini keadaan yang tidak adil, ini harus kita slepet,” kata Cak Imin.

Oleh karena itu Cak Imin berencana menaikkan pajak orang kaya dan menurunkan pajak kelas menengah.

BACA JUGA :  100 Tokoh Bersikap, Tolak Pemilu Curang Secara TSM

Cak Imin juga mengaku prihatin, karena harga kebutuhan pokok terus meroket.

Dia menduga hal ini karena permainan oknum dan tengkulak yang semakin merajalela.

“Padahal Rakyat sudah kerja, kerja, kerja,” kata Cak Imin meminjam jargon Jokowi.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU