Bukan AHY, Ini Dia Sosok Cawapres Anies

Rabu, 1 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan (Foto Istimewa)

Anies Baswedan (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Pengamat politik Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta, Bambang Arianto menilai wacana duet Anies Baswedan dan Yenny Wahid di Pilpres 2024 bisa sangat kuat.

Sebab, Anies Baswedan merupakan figur politik dari kaum muda yang pernah menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta serta memiliki basis massa terkuat pada kalangan Islam modern.

BACA JUGA :  Nasdem Bantah Terima Uang Hasil Korupsi SYL

“Sosok Anies Baswedan dianggap mewakili kaum nasionalis karena telah diusung partai Nasdem,” ujar Bambang, Selasa (31/1/2023)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Yenny Wahid merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai ormas terbesar di Indonesia dengan basis massa terkuat terutama di Jawa Timur.

“Yenny Wahid juga sangat dekat dengan berbagai kelompok lintas agama yang kemudian membuat dirinya berbeda dengan figur politik lainnya,” jelasnya

BACA JUGA :  Habib Rizieq Imbau Kecurangan Pemilu 2024 Jangan Difoto Tapi Dieksekusi  

Kedua figur politik muda tersebut juga sama-sama aktif menggunakan media sosial sehingga sangat dikenal oleh pemilih milenial.

“Pemilih milenial akan menjadi pemilih mayoritas yang sangat menentukan kemenangan dalam kontestasi politik 2024,” kata dia

Bambang berharap partai politik bisa segera mewujudkan wacana duet Anies Baswedan dan Yenny Wahid di Pilpres 2024.

BACA JUGA :  Cak Imin Ngambek Ingin Pindah ke PDIP Jika Tak Ada Kepastian Gerindra

“Apalagi peta kontestasi Pilpres 2024 tidak ada yang dominan seperti pada pemilu sebelumnya,” tuturnya

Editor : Isal

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru