BPN Barru Kena Semprot DPRD, Sertifikat Warga Masih Menggantung

Minggu, 19 Januari 2025 - 13:49 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

BPN Barru Kena Semprot DPRD, Sertifikat Warga Masih Menggantung

BPN Kabupaten Barru Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD

Zonafaktualnews.com – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Barru, Filsa, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Barru, Jumat (17/01/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung panas karena keluhan warga terkait lambannya penerbitan sertifikat tanah, khususnya sisa lahan proyek rel kereta api trans-Sulawesi.

Anggota DPRD Barru, Andi Wawo, mendesak BPN untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.

Ia menyoroti banyaknya pengajuan sertifikat tanah, termasuk proses balik nama dan pemecahan sertifikat induk, yang hingga kini belum tuntas.

BACA JUGA :  ARASKA Usung Visi 'Barru Emas' dengan Program Unggul di Debat Kedua Pilkada

“Saya minta BPN memberikan kejelasan. Banyak pengajuan sertifikat tanah yang menggantung tanpa kepastian. Ini harus segera dituntaskan,” ujar Andi Wawo.

Andi juga menambahkan, masalah ini meluas hampir di seluruh wilayah Barru, termasuk daerah pemilihannya.

“Warga sangat resah. Mereka tidak tahu bagaimana nasib berkas mereka. Bahkan, ganti rugi lahan untuk jalur kereta api juga belum ada kejelasan,” tegasnya.

Kepala BPN Barru, Filsa, menjawab kritik tersebut dengan menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu kelengkapan dokumen dari Balai Kereta Api (KA).

BACA JUGA :  Tambang di Padang Pobbo Barru Tidak Teregister MODI, Warga Desak Penutupan

“Terkait penerbitan sertifikat, kami hanya dapat memproses jika dokumen pendukung sudah lengkap. Setelah itu, kami akan segera menindaklanjutinya,” jelas Filsa.

Ia juga menyebut perubahan sistem elektronik sejak 2024 sebagai salah satu faktor yang memengaruhi proses administrasi.

“Sistem ini telah kami sosialisasikan di beberapa wilayah Barru, dan kami terus menyesuaikan untuk mempercepat pelayanan,” tambahnya.

Lambatnya proses pengurusan sertifikat tanah menjadi keresahan besar di tengah warga.

BACA JUGA :  Tanah Sengketa Dijadikan Masjid, Pemilik Desak Penegakan Hukum di Maros

Mereka berharap BPN dan pemerintah segera menawarkan solusi konkret, terutama terkait balik nama, pemecahan sertifikat, dan ganti rugi lahan proyek nasional seperti pembangunan rel kereta api trans-Sulawesi.

DPRD Barru berjanji untuk terus mengawasi kinerja BPN agar keresahan masyarakat dapat segera diatasi.

 Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Dulu Minimarket Gowa Dihajar Tak Goyang, Terjawab Usai Bupati Tersangka PBG
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Jabatan Bupati Gowa Terancam, Husniah Talenrang Tersangka Korupsi PBG
Viral Video AI Prof Djokosoetono di Medsos, dr Mintarsih Buka Borok Blue Bird
Ustaz Pondok Pesantren di Makassar Ditangkap Usai Tampar dan Cekik Santri
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 01:46 WITA

Dulu Minimarket Gowa Dihajar Tak Goyang, Terjawab Usai Bupati Tersangka PBG

Sabtu, 26 September 2026 - 18:32 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Jumat, 25 September 2026 - 16:06 WITA

Jabatan Bupati Gowa Terancam, Husniah Talenrang Tersangka Korupsi PBG

Berita Terbaru