Bocah SD di Makassar Tertembak Peluru Nyasar Senapan Angin

Selasa, 23 Mei 2023 - 02:08 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Sukri Ilham Arif, Bocah SD yang terkena peluru nyasar senapan angin (Foto Istimewa)

Sukri Ilham Arif, Bocah SD yang terkena peluru nyasar senapan angin (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Bocah SD di Makassar tertembak peluru nyasar senapan angin

Peristiwa tersebut terjadi saat bocah berusia 11 tahun bernama Sukri Ilham Arif itu sedang bermain di depan rumahnya, pada Sabtu Malam (20/5/2023) lalu.

Dari informasi yang diperoleh, awalnya orang tua korban mengira anaknya terkena pecahan beling setelah Sukri mengeluhkan sesak napas usai bermain.

Siswa kelas 4 SD inipun kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Makassar.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata ditemukan luka kecil di bagian dada yang disebabkan oleh peluru senapan angin.

BACA JUGA :  Tragis, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Truk Molen di Makassar

Pihak rumah sakit merekomendasikan agar korban segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Di RSUP Wahidin, melalui hasil foto rontgen, ditemukan adanya peluru senapan angin di dalam tubuhnya.

Kapolsek Manggala, Kompol Syamsuardi, mengatakan, orang tua korban baru mengetahui adanya peluru di dalam tubuh anaknya setelah hasil rontgen tersebut keluar. Saat ini Sukri masih dirawat di RS. Wahidin.

Polisi berhasil telah mengamankan pelaku penembakan. Pelaku berinisial IC, seorang remaja berusia 15 tahun.

BACA JUGA :  Langit Pantai Losari Bertabur Kembang Api Sambut Tahun Baru 2025

“Pelaku mengakui bahwa dia hendak menyimpan senapan angin tersebut setelah bermain, namun secara tidak sengaja senjata itu meletus dan mengenai korban.” ujar  Syamsuardi, Senin (22/5/2023)

Lebih Lanjut, menjelaskan bahwa pelaku mengaku tidak sengaja menembak korban.

Pelaku ditangkap atas laporan keluarga korban, dan polisi juga telah menyita senapan angin sebagai barang bukti.

Salah satu sumber dari sekolah Sukri menggambarkan keadaan ekonomi dari pihak orang tua korban yang harus menanggung biaya operasi anaknya sebesar 25 juta rupiah.

Pihak sekolah berusaha membantu dengan menggalang sumbangan dari para orang tua siswa dan guru untuk membantu meringankan beban biaya yang harus ditanggung orang tua korban.

BACA JUGA :  Bandit Tua di Makassar Disikat 3 LP Kasus Cabul Usai Laporan Awal Dicabut

Dari pihak sekolah berharap agar ada donatur yang dapat membantu biaya pengobatan dari korban, agar dapat membantu biaya operasi dan biaya rawat inapnya.

“Para guru juga berharap agar Sukri segera pulih dan dapat bersekolah kembali karena ujian sekolah sudah dekat.” pungkasnya

Editor : Isal

Berita Terkait

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es
2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga
Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk
Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas
KM Mutiara Sentosa 2 Tujuan Makassar Terbakar, 250 Penumpang Dievakuasi
12 Agustus 2026 Terjadi Gerhana Matahari Total, Ini Wilayah yang Dilintasi
Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:23 WITA

Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:07 WITA

2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pasar Senggol Makassar Bergolak Diserang Geng Motor, Lima Pelaku Dibekuk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 01:03 WITA

Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas

Berita Terbaru