Bocah 12 Tahun Pendarahan Usai Digilir 7 Penjahat Kelamin

Jumat, 3 Februari 2023 - 10:42 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Bocah 12 Tahun Pendarahan Usai Digilir 7 Penjahat Kelamin

Ilustrasi pemerkosaan

Zonafaktualnews.com – Kasus pemerkosaan terhadap anak perempuan semakin marak terjadi di Indonesia

Di Mojokerto seorang siswi TK diperkosa 3 bocah laki-laki SD yang baru berusia 8 tahun

Di Banyumas, Jawa Tengah, bocah 12 tahun diperkosa 4 orang kakek, modusnya mengiming-imingi korban uang Rp 3000 sampai Rp 20.000

Di Tomohon, Sulawesi Utara, bocah 12 tahun diperkosa oleh 5 orang pemuda. Korban ditemukan oleh sang ayah tergeletak di teras rumah

Terbaru, bocah berusia 12 tahun di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara mengalami pendarahan di sekolah usai diperkosa secara bergilir oleh 7 penjahat kelamin

Parahnya lagi, aksi pemerkosaan tak senonoh itu dilakukan hingga dua kali oleh para pelaku yang masih di bawa umur

BACA JUGA :  Pengemudi Ojek Online Pemerkosa Turis Asal Brazil Diringkus Polisi

“Kejadian (pemerkosaan) di bulan Oktober dan Januari,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Konawe Ipda Ni Kadek Karmiati, Jumat (3/2/2023).

Adapun ketujuh pelaku Kadek mengatakan OK belum diperiksa, ketujuhnya masing masing di antaranya, DW (16), AD (13), BA (16), SA (14), BD (15) HE (14), dan OK

“Inisial OK sampai saat ini belum memenuhi panggilan pemeriksaan pihak kepolisian.” ujarnya

Kadek mengungkapkan peristiwa tersebut terkuak saat korban sedang membersihkan ruangan sekolah.

Namun datang seorang siswa lainnya menjailinya hingga perut korban tertendang.

BACA JUGA :  Terbius Bujuk Rayu, Gadis di Bawah Umur Digerayangi Pria Beristri

“Ini ketahuan waktu SE sedang menyapu teras sekolah dan siswa lain lewat. SE melarang lewat karena sedang membersihkan, tapi siswa ini tidak terima dan menendang perutnya,” urainya

Saat itu, SE mengalami kesakitan di bagian perut dan mengeluarkan bercak darah di roknya.

Pihak sekolah yang mengetahui kejadian tersebut lalu melaporkan kepada orang tua korban.

“Di rok korban ada bercak darah dan kepala sekolah melapor kepada orang tua SE,” ujarnya

Korban kemudian mengakui peristiwa tak senonoh yang pernah dialaminya pada Oktober dan Januari lalu.

Tak terima akan peristiwa yang menimpa sang anak, orang tua korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

BACA JUGA :  Busyet! Berkoalisi dengan 5 Remaja, 2 Bocil Coblos Siswi SMA

“Kami belum bisa menyatakan korban hamil atau tidak kecuali sudah ada hasil visum dokter. Tapi keterangan kakeknya baru habis dipakaikan tes pack tapi hasilnya negatif,” ungkapnya.

Kadek mengungkapkan polisi sudah menetapkan 7 anak di bawah umur tersebut sebagai tersangka dugaan pemerkosaan terhadap korban.

“Anak-anak ini sudah ditetapkan tersangka dan dititipkan di sini selama 15 hari. Sudah kita buatkan juga surat penitipan untuk orang tua anak-anak ini,” ujarnya

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Ayah Tiri Mabuk Mengamuk di Gowa, Istri dan Anak Dihajar Pakai Kipas Angin
Misteri Inisial L Terkuak, Eks Kapolri Terseret Penyadapan Prabowo Jadi Tersangka
Ditinggal Istri Jual Ikan, Ayah Tiri Penyabu di Mamuju Hamili Gadis 13 Tahun
Motor Emak Diembat Buat Biayai Pacar, Wanita Bucin di Bone Dicokok Polisi
Jambret Sial, Niat Rampas HP Malah Tumbang Ditendang Wanita Silat di Mamuju
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan