Ayah Tiri Mabuk Mengamuk di Gowa, Istri dan Anak Dihajar Pakai Kipas Angin

Minggu, 8 November 2026 - 00:06 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ayah Tiri Mabuk Mengamuk di Gowa, Istri dan Anak Dihajar Pakai Kipas Angin

Ilustrasi dugaan KDRT di Gowa, seorang ayah tiri diduga menganiaya istri dan anak-anak menggunakan kipas angin saat dalam pengaruh minuman keras. (Visual AI).

Zonafaktualnews.com – Seorang pria bernama Tunru nekat menganiaya istri dan anak tirinya secara brutal di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pelaku yang diduga dalam pengaruh minuman keras menghantam para korban menggunakan kipas angin hingga menderita luka-luka.

Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut kini telah dilaporkan oleh istri pelaku berinisial M (50) ke Polresta Gowa.

Laporan tersebut diterima dengan Surat Tanda Terima Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/1670/XI/2026/SPKT Polresta Gowa/Polda Sulsel tertanggal Jumat, 6 November 2026.

BACA JUGA :  Pria Lansia Perkosa Janda Tua di Luwu Berakhir di Tangan Polisi

Insiden bermula saat anak laki-laki M berinisial RH sedang makan di rumah. Tanpa alasan jelas, Tunru yang datang dalam kondisi mabuk berat langsung menyerang korban secara mendadak.

Pelapor menceritakan bahwa kepala anak laki-lakinya dihantam menggunakan kipas angin hingga mendapat penganiayaan fisik secara bertubi-tubi.

“Jadi saat RH anak laki-laki saya sedang makan tiba-tiba didatangi pelaku yang sedang mabuk dan langsung memukul kipas anging dan mengenai kepala anak saya. Juga dia menarik kaki, badan, di injak-injak berkali-kali. Saya mencoba melerai pelaku akan tetapi saya ditarik sampai terlempar,” kata M menceritakan, Sabtu (7/11/2026).

BACA JUGA :  Duh kasihan, Balita Dianiaya Ibu Tiri hingga Tulang Retak

Tidak berhenti di situ, pelaku juga menyasar anak perempuan M berinisial RRP yang saat kejadian tengah tertidur lelap di dalam kamar.

“RRP yang sedang tidur dilempari punggungnya dengan kipas angin,” tambahnya.

Akibat tindakan brutal Tunru, M beserta anak-anak dan orang tuanya merasa keselamatan mereka terancam. Pihak keluarga terpaksa kabur meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sebagai langkah hukum, korban telah menjalani visum di UPT Puskesmas Bontomarannu dan menyerahkan bukti medis tersebut ke penyidik Polresta Gowa untuk memperkuat laporan.

BACA JUGA :  Tujuh Anggota Polres Polman Dipecat Usai Tahanan Meregang Nyawa

“Semoga polisi segera mengamankan pelaku agar kami bisa kembali di rumah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Polresta Gowa belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penanganan laporan maupun upaya penangkapan terhadap Tunru.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Daftar Target Penyadapan Bocor, Luhut dan Gibran Tak Masuk, Ada Apa?
Dikabarkan Hilang Usai Listyo Tersangka, Begini Fakta Posisi Seskab Teddy
Diserang di Sidang Roy Suryo, Jokowi Tolak Permintaan Uji Labfor Ulang Ijazah
Jenderal Perusak Negara Bertambah, Eks Kadiv TIK Tersangka Sadap Prabowo
Jokowi Pamer Ijazah SD hingga S1, Roy Suryo Tertawa Nyinyir Sebut Palsu
Diduga Ulah Anak SMPN 26 Makassar, 2 Pelajar Dikeroyok hingga Pipi Bolong
Geng Solo Tersudut, Dugaan Penyadapan Prabowo Seret Nama Jokowi dan Gibran
Diduga Eksploitasi Pelajar PKL Tameng Chaos Demo, IPM Kecam PDAM Palopo