Beredar Meme ‘Buaya Protes Disebut Kakek’ Usai Tangan Pria 60 Tahun di Gowa Nyaris Jadi Camilan

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Detik-detik Kakek Baco Daeng Rani di Gowa Diterkam Buaya Tangan Nyaris Putus

Foto Kolase : Detik-detik Kakek Baco Daeng Rani di Gowa Diterkam Buaya Tangan Nyaris Putus

Zonafaktualnews.com – Jagat maya kembali diramaikan dengan berbagai meme usai kejadian seorang pria 60 tahun diterkam buaya di kawasan wisata Cimory, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Meme bertajuk “Buaya Protes Disebut Kakek” pun viral di media sosial pada Selasa (18/2/2025), menampilkan berbagai ilustrasi buaya yang seolah-olah mengajukan keberatan dengan julukan tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (17/2/2025) ini melibatkan Baco Daeng Rani, pria yang nyaris kehilangan tangannya setelah mencoba mengelus kepala buaya di area terlarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini memicu gelombang reaksi warganet yang tidak hanya khawatir tetapi juga kreatif dalam mengemas humor dari kejadian tersebut.

Berbagai meme yang beredar menggambarkan buaya dengan ekspresi protes. Salah satunya berbunyi, “Kakek siapa? Saya masih muda!”

Ada pula meme yang menampilkan buaya sedang duduk santai ditemani teh dan rokok dengan tulisan, “Mana semua ini cucuku? Nggak ada yang bawakan kue?” demikian bunyi keterangan foto buaya tersebut.

BACA JUGA :  Viral Video "Srikandi" 7 Menit Hebohkan Dunia Maya, Warganet Dibuat Penasaran
Meme Buaya sedang duduk santai ditemani teh dan rokok
Meme Buaya sedang duduk santai ditemani teh dan rokok

Kolom komentar di media sosial pun dipenuhi tanggapan kocak dari warganet.

“Buaya pun tak sudi dipanggil kakek, apalagi playboy,” tulis akun @J***.

Sementara itu, akun @Ma*** berkelakar, “Buaya itu beneran marah karena tidak terima sesaji atau karena dibilang tua?” dia bertanya.

Meski banyak yang menanggapinya dengan humor, beberapa netizen juga mengingatkan pentingnya aturan keselamatan di tempat wisata.

“Harusnya ada edukasi lebih biar pengunjung nggak sembarangan. Buaya mah nggak peduli lo mau kasih sesajen atau nggak,” komentar akun @Ag***.

Tak sedikit pula yang menyoroti kepercayaan mistis dalam kejadian ini.

“Kemarin ada yang kerasukan buaya, sekarang ada kakek yang mengaku kakeknya buaya. Aneh, bagaimana Indonesia bisa maju kalau masih percaya hal-hal seperti ini?” tulis akun @Tr****.

BACA JUGA :  Dibiayai Pakai Dana APBN, Bangunan Anti Gempa Dirobohkan Phinisi Hills

Seperti diketahui, sebuah insiden mengerikan terjadi di kawasan wisata Cimory, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ketika seorang kakek berusia 60 tahun nyaris kehilangan tangan kanannya setelah diterkam buaya.

Peristiwa ini terjadi saat korban, Baco Daeng Rani, sedang melakukan ritual sesajen di area terlarang bagi pengunjung.

Dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat momen menegangkan ketika buaya tiba-tiba menyerang dan menggigit tangan korban hingga tulang lengannya patah.

Keluarga korban, Rusdi, mengungkapkan bahwa luka yang diderita sangat parah. “Ada lima luka robekan di tangan kanannya, bahkan nyaris putus,” ujarnya pada Selasa (18/2/2025).

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit di Kota Makassar, namun karena keterbatasan biaya operasi, akhirnya memilih untuk dirawat di rumah. Proses evakuasi yang dramatis pun menjadi sorotan dan viral di media sosial.

BACA JUGA :  Buntut MBG Beracun, Netizen Senggol Kepala BGN: “Kacau, Ahli Serangga Urus Gizi”

Menurut keterangan, insiden ini terjadi pada Senin malam (17/2/2025) ketika korban mencoba mendekati dan mengelus kepala buaya yang berada di kolam kawasan wisata.

Tanpa diduga, buaya tersebut langsung mengamuk dan menerkam tangan korban.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pengelola wisata Cimory terkait kejadian ini. Keluarga korban berharap ada tanggung jawab dari pihak pengelola atau pemilik buaya.

“Kami berharap ada tindakan lebih lanjut karena ini menyangkut keselamatan pengunjung,” tambah Rusdi.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam
Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar
Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos
LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat
37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks
Joni Bikin Pak Guru Pening, Jawab Merantau Dikasih Nol
Potret Makassar “Rantasa”, Sampah Dipilah Menumpuk 5 Hari di Borong
Terobos Lampu Merah, Perwira Polisi di Bone Tabrak Pemotor hingga Balita Tewas

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:02 WITA

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:51 WITA

Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:20 WITA

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:57 WITA

37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Niat Curi Celana Dalam, Dg Lukka Nyungsep di Kandang Ayam

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:02 WITA

Ilustrasi layanan LBH Anak Rakyat yang membuka ruang konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat, dengan menekankan prinsip keadilan dan akses hukum yang setara bagi rakyat.

Kolom

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:20 WITA