Beredar Isu Setoran Narkoba Rp190 Juta per Bulan, Polisi: Tidak Terbukti!

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Bandar Narkoba Setor ke Oknum Polisi

Foto Ilustrasi Bandar Narkoba Setor ke Oknum Polisi

Zonafaktualnews.com – Isu adanya setoran sebesar Rp190 juta per bulan dari seorang bandar narkoba di Polres Labuhanbatu viral di media sosial.

Dalam video viral tersebut, disebutkan bahwa uang haram itu disalurkan melalui seorang oknum polisi berinisial RS.

Menanggapi tuduhan tersebut, Polda Sumatra Utara (Sumut) menegaskan bahwa hasil penyelidikan internal tidak menemukan bukti yang mendukung klaim tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengusut kebenaran tuduhan itu.

BACA JUGA :  Viral Kasus "86" Narkoba di Makassar dan Wajo, Berita 404, Oknum Polisi Tidak Diproses?

Dari hasil penyelidikan Tim Paminal Bidpropam Polda Sumut, EMS memang mengaku pernah menyerahkan uang kepada RS. Namun, tidak ada bukti konkret yang menguatkan pernyataan tersebut.

“Hasil pemeriksaan kami tidak menemukan saksi maupun bukti transaksi yang mengarah pada dugaan setoran tersebut. Seluruh personel Satresnarkoba Polres Labuhanbatu yang diperiksa juga membantah menerima aliran dana,” ujar Kombes Yudhi, Senin (10/3/2025).

BACA JUGA :  Oknum Polisi "Amnesia" Keluarga Didemo Emak-emak di Mapolda Sulsel

Lebih lanjut, penyelidikan hanya menemukan bahwa EMS dan RS memiliki hubungan pertemanan.

EMS diketahui pernah membantu secara pribadi dengan membayar gaji pekerja yang membangun lantai doorsmeer milik RS.

“Meski tidak terbukti menerima setoran, RS tetap akan diproses atas dugaan pelanggaran kode etik profesi di Subbidwabprof Bidpropam Polda Sumut,” tambahnya.

Kombes Yudhi menegaskan bahwa Polda Sumut tetap berkomitmen untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam praktik ilegal.

BACA JUGA :  APHI Bongkar Praktik Kotor, Narkotika Diduga Beredar Bebas di Lapas Takalar

Jika ditemukan bukti baru yang valid, pihaknya tidak akan segan mengambil langkah hukum lebih lanjut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi.

 

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru