Beda Perlakuan, Hamas Bebaskan Sandera dengan Baik, Israel Tidak

Sabtu, 25 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beda Perlakuan, Hamas Bebaskan Sandera dengan Baik, Israel Tidak

Beda Perlakuan, Hamas Bebaskan Sandera dengan Baik, Israel Tidak

Zonafaktualnews.com – Beda perlakuan antara Israel dan Hamas saat pertukaran sandera pada Jumat (24/11/2023).

Milisi Hamas membebaskan sandera dengan memberikan perlakuan yang baik terhadap sejumlah sandera.

Sementara perlakuan Israel saat membebaskan sandera Palestina mendapatkan perlakuan kasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan media luar, Israel saat membebaskan sandera Palestina, para tawanan tersebut ditembaki dengan gas air mata.

Beruntung dari tembakan gas air mata tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun Israel telah melanggar gencatan perang.

BACA JUGA :  Gaza Menangis, 67 Anak Tewas Kelaparan, Dunia Masih Diam

Dilain sisi, dalam video yang dirilis Hamas dan Brigade Al-Qassam, mereka membebaskan para sandera yang merupakan lansia dan anak-anak dengan kondisi baik.

Kepedulian Al-Qassam terhadap para sandera ini terlihat dari bagaimana mereka memperlakukan tahanan lansia yang kesulitan berjalan.

Al-Qassam tampak menggendong para lansia keluar dari mobilnya. Ada pula yang dituntun berjalan.

BACA JUGA :  Jadi Mangsa Israel, Husein dan Keluarga Dievakuasi dari Gaza ke Indonesia
Hamas bebaskan sandera
Hamas bebaskan sandera

Mereka benar-benar memastikan para sandera dibebaskan dengan pengawalan ketat.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 24 sandera, termasuk 13 wanita dan anak-anak Israel dibebaskan pada Jumat malam.

Selain itu, Hamas membebaskan 10 warga negara Thailand dan seorang warga Filipina yang juga menjadi disandera.

Berdasarkan ketentuan perjanjian, total 50 sandera Israel dan 150 tahanan Palestina akan dibebaskan selama empat hari selama gencatan senjata sementara.

Pada saat gencatan senjata, lebih banyak bantuan juga diizinkan masuk ke Gaza – 137 truk yang membawa pasokan medis, bahan bakar dan makanan masuk hari ini dari Mesir.

BACA JUGA :  Bak Firaun, Netanyahu Sebut ICJ Tak Bisa Setop Perang Israel di Gaza

Seperti diketahui, serangan Hamas pada 7 Oktober menewaskan 1.200 orang, dan sekitar 240 orang disandera.

Sejak itu, Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan lebih dari 14.000 orang telah tewas dalam kampanye pembalasan Israel

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas
Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap
Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras
Gempa 7,6 Guncang Jepang Timur Laut, Tsunami hingga 3 Meter Ancam Pesisir
Konflik Sudan Makin Brutal, Ratusan Warga Tewas Dibantai Pasukan RSF

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:38 WITA

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:00 WITA

Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:08 WITA

Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap

Berita Terbaru