Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Senin, 3 Maret 2025 - 16:39 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Foto Ilustrasi Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Jargon “berbukalah dengan yang manis” menjadi populer setiap Ramadan. Konsumsi makanan manis saat berbuka puasa memang dianjurkan untuk mengembalikan kadar gula darah yang menurun setelah seharian berpuasa.

Tak heran, takjil seperti kolak, es buah, dan berbagai minuman manis selalu menjadi incaran saat waktu berbuka tiba. Namun, mengonsumsi makanan manis secara berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Kelebihan gula dalam tubuh dapat menyebabkan terganggunya kadar gula darah yang tiba-tiba, meningkatkan risiko obesitas, diabetes, serta gangguan metabolisme lainnya.

Mengapa Berbuka dengan yang Manis?

Saat berpuasa, tubuh kehilangan cadangan energi, terutama gula darah yang digunakan untuk beraktivitas. Makanan manis seperti kurma mengandung glukosa alami yang mudah diserap tubuh, sehingga dapat segera mengembalikan energi yang hilang.

Rasulullah SAW sendiri terbiasa berbuka dengan kurma basah (ruthab) atau kurma kering (tamr), dan jika tidak ada, beliau berbuka dengan air putih (HR. Ahmad, Abu Dawud).

BACA JUGA :  Kurma, Solusi Aman untuk Penderita GERD saat Berbuka Puasa

Meskipun tidak ada dalil yang secara eksplisit mengisyaratkan konsumsi makanan manis, sebagian ulama berpendapat bahwa berbuka dengan kurma adalah cara terbaik untuk mengembalikan energi tanpa risiko berlebihan.

Dampak Buruk Konsumsi Gula Lebihan

Meski gula bermanfaat, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis saat berbuka dapat membawa dampak negatif, seperti:

  1. Lonjakan Gula Darah
    Makanan manis yang dikonsumsi berlebihan bisa membuat kadar gula darah naik drastis, lalu turun secara cepat. Ini bisa menyebabkan tubuh mudah lelah dan mengantuk setelah berbuka.

  2. Risiko Diabetes
    Konsumsi gula yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, yang dalam jangka panjang bisa memicu diabetes tipe 2.

  3. Gangguan Pencernaan
    Minuman dan makanan manis dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan perut kembung, terutama jika dikombinasikan dengan makanan pedas.

  4. Obesitas dan Penyakit Jantung
    Asupan gula berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak, meningkatkan risiko obesitas, serta memicu penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

BACA JUGA :  Mana yang Didahulukan: Takjil, Salat Magrib, atau Makan Berat? Begini Penjelasan Buya Yahya

Batas Konsumsi Gula yang dihamparkan

Agar tetap sehat saat berpuasa, konsumsi gula perlu dibatasi. WHO merekomendasikan asupan gula harian tidak lebih dari 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari.

Disarankan, konsumsi gula dibagi dalam dua waktu, misalnya:

  • Saat berbuka: 2–3 sendok makan (dari kurma, madu, atau minuman manis)
  • Saat sahur: 1–2 sendok makan agar tidak mudah lapar saat berpuasa

Tips Berbuka dengan Makanan Manis yang Sehat

  • Pilih makanan manis alami seperti kurma atau buah-buahan segar.
  • Kurangi gula tambahan dalam minuman seperti teh manis atau es buah.
  • Hindari takjil yang mengandung banyak pemanis buatan.
  • Kombinasikan makanan manis dengan serat dan protein agar kenyang lebih lama.
BACA JUGA :  Kurma, Solusi Aman untuk Penderita GERD saat Berbuka Puasa

Berbuka dengan yang manis memang bermanfaat, tetapi harus dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Mengontrol asupan gula saat berbuka puasa dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, menghindari terjadinya gula darah, serta mencegah risiko penyakit kronis.

Jadi, pastikan tetap bijak dalam memilih takjil agar ibadah puasa tetap menyehatkan!

 

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Motor Emak Diembat Buat Biayai Pacar, Wanita Bucin di Bone Dicokok Polisi
Jambret Sial, Niat Rampas HP Malah Tumbang Ditendang Wanita Silat di Mamuju
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker
Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu