Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Ayah pemenang hak asuh diduga membanting bayi berusia satu tahun serta menganiaya mantan istrinya saat proses penyerahan anak di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Aksi kekerasan tersebut terekam video dan kini telah dilaporkan ke pihak aparat kepolisian.

Pria berinisial BP (33) disebut melakukan tindakan brutal terhadap anak kandungnya PH (1) dan mantan istrinya di Perumahan Istana Permai, Kelurahan Palantikang, Kecamatan Pattallassang, Selasa (13/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekaman kejadian tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu kecaman publik.

BACA JUGA :  Dua Pelajar di Jeneponto Duel di Tengah Jalan, Polisi dan Pemda Bereaksi

Kuasa hukum korban, Keisha Amanda, mengungkapkan bahwa pihak keluarga telah resmi melaporkan BP ke Polres Takalar.

Keisha menyebut, dalam video yang beredar terlihat jelas seorang pria yang merupakan ayah biologis korban menarik paksa sang bayi, mengangkatnya tinggi, lalu diduga membantingnya di tengah situasi yang penuh emosi.

“Peristiwa ini terjadi saat ibu korban datang untuk menyerahkan anaknya kepada ayahnya, yang memang memenangkan hak asuh. Namun situasi berubah menjadi kekerasan karena adanya konflik pribadi antara kedua orang tua,” ujar Keisha, Kamis (15/1/2026).

BACA JUGA :  Tak Terima Anak Buah Dipukul, Direktur RSUD Kendari Tempuh Jalur Hukum

Menurutnya, penyerahan anak yang seharusnya berlangsung secara baik-baik justru berujung pada tindakan penganiayaan, baik terhadap anak maupun terhadap sang ibu.

Beberapa orang yang berada di lokasi juga sempat berusaha melerai, namun justru ikut mendapat tendangan dari pelaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Hatta membenarkan adanya laporan tersebut.

Pihaknya telah memulai penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengirim korban untuk menjalani visum di Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle.

“Kami sudah menerima laporan polisi dan saat ini sedang melakukan rangkaian penyelidikan. Korban juga sudah kami arahkan untuk menjalani visum guna menguatkan alat bukti,” jelas AKP Hatta.

BACA JUGA :  Proses Gelar Perkara di Polres Maros Dituding Cacat, Pelapor Desak Polda Turun Tangan

Hatta menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal, bayi korban mengalami luka di bagian bibir akibat dugaan kekerasan tersebut.

Penyidik kini terus mendalami peran dan tindakan pelaku guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan dalam lingkup keluarga, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur, dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Takalar.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi
SDN Borong Makassar Resmikan Perpustakaan Ramah Anak, Dorong Minat Baca Sejak Dini
Lagu Siti Mawarni Meledak di Medsos, Liriknya Bikin Bandar Sabu Gerah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Selasa, 28 April 2026 - 09:08 WITA

7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WITA

Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet

Berita Terbaru